Purwanti, Herlina (2025) Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien BPJS terhadap Pelayanan Informasi Obat di salah satu Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bandung. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (19kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (297kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (262kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (136kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (574kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (98kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (18kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (66kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (253kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (6kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (127kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Pelayanan Informasi Obat (PIO) merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan kefarmasian yang berperan dalam menjamin penggunaan obat secara tepat dan aman oleh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien peserta BPJS Kesehatan terhadap pelayanan informasi obat di instalasi farmasi rawat jalan pada salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 100 pasien BPJS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disusun berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan menurut model SERVQUAL, yaitu keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), dan bukti fisik (tangible). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan informasi obat mencapai 86,72%, yang termasuk dalam kategori sangat puas. Dimensi dengan skor tertinggi adalah keandalan (89%), diikuti oleh empati (88,4%), daya tanggap (86%), jaminan (85,2%), dan bukti fisik (85%). Temuan ini mengindikasikan bahwa pelayanan informasi obat telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai harapan pasien, terutama dalam hal kejelasan informasi, sikap profesional petugas, dan kelengkapan fasilitas. Kesimpulannya, tingkat kepuasan pasien BPJS berada pada kategori sangat memuaskan. Oleh karena itu, rumah sakit perlu mempertahankan dan terus meningkatkan mutu pelayanan, khususnya dalam penyampaian informasi obat yang efektif dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Kata Kunci: kepuasan pasien, pelayanan informasi obat, BPJS Kesehatan, instalasi farmasi, mutu layanan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 23:45 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 23:45 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/4022 |
