Ajeng Ningrum, Devi (2025) Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Non BPJS Rawat Jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Dewi Sri Karawang. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (11kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (62kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (74kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (135kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (607kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (181kB)
Bab `1.pdf - Published Version
Download (313kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (544kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (57kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (64kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Waktu tunggu pelayanan resep merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan farmasi di rumah sakit. Waktu tunggu yang terlalu lama dapat menyebabkan ketidakpuasan pasien dan berdampak pada mutu pelayanan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu tunggu pelayanan resep pasien non-BPJS rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Dewi Sri Karawang, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yaitu ≤30 menit untuk resep non-racikan dan ≤60 menit untuk resep racikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung terhadap proses pelayanan resep selama bulan Mei 2025. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 resep, terdiri dari 60 resep nonracikan dan 40 resep racikan. Waktu tunggu dihitung mulai dari pasien menyerahkan resep hingga obat diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu resep non-racikan adalah 22 menit, dan resep racikan sebesar 48 menit. Dari seluruh resep yang diamati, 88% resep non-racikan dan 80% resep racikan diselesaikan sesuai standar. Faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan antara lain keterbatasan jumlah tenaga farmasi, antrean yang panjang pada jam sibuk, dan kendala teknis sistem informasi farmasi. Kesimpulannya, pelayanan resep pasien non-BPJS rawat jalan di Instalasi Farmasi RumahSakit Dewi Sri Karawang pada umumnya telah memenuhi standar waktu tunggu yang ditetapkan. Namun, peningkatan jumlah tenaga kerja, optimalisasi sistem informasi, serta penataan alur pelayanan perlu dilakukan guna meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien.
Kata kunci: waktu tunggu, pelayanan resep, non-BPJS, farmasi rumah sakit, resep racikan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 05:43 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 05:43 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3934 |
