Firdaus, Anisa (2019) Gambaran Tingkat Nyeri Luka Episiotomi pada Ibu Hamil POst Partum Berdasarkan Jenis Jahitan (Hecting)di Puskesmas Garuda Tahun 2019. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (28kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (55kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (62kB)
Pernyataan.pdf - Published Version
Download (5kB)
Kata pengantar.pdf - Published Version
Download (8kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (18kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (80kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (91kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (63kB)
bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (283kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (85kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (7kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Seorang ibu yang telah melahirkan akan mengalami berbagai gangguan psikologis,salah satunya adalah gangguan nyeri yang mencapai 70,9%.Penyebab utama nyeri tersebut adalah penjahitan perineum.Nyeri perineum adalah nyeri yang disebabkan oleh robekan perineum.Nyeri perineum memengaruhi kesejahteraan fisik,psikologis,dan sosial ibu pada periode pasca persalinan.Nyeri luka perineum juga dapat menyebabkan dampak yang tidak menyenangkan pada ibu seperti nyeri dan takut bergerak. Salah satu faktor yang memengaruhi nyeri luka perineum adalah penanganan jaringan luka perineum. Ada berbagai teknik sesuai dengan luka perineum termasuk teknik penjahitan satu-satu dan jahitan jelujur.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat nyeri luka episiotomi berdasarkan jenis jahitan satu-satu dan jahitan jelujur di Klinik Garuda Kota Bandung tahun 2019.Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif.Populasi dalam penelitian ini adalah ibu pasca persalinan yang mengalami luka perineum dari bulan Oktober – Desember 2018 yaitu sebanyak 162 orang. Dengan sampel sebanyak 49 responden menggunakan teknik pengambilan sampel kuota.Metode pengumpulan data menggunakan lembar NRS untuk mengetahui tingkat nyeri luka episiotomi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat nyeri luka episiotomi tipe jahitan satu-satu paling tinggi (79%) dan tingkat nyeri luka episiotomi tipe jahitan biasa lebih dari setengahnya dengan tingkat nyeri sedang (60%).
Kesimpulan dalam penelitian ini, yaitu tingkat nyeri luka episiotomi tipe jahitan biasa lebih rendah dibandingkan dengan tipe jahitan satu-satu.Saran bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar dapat memberikan solusi untuk mengurangi tingkat nyeri luka perineum,salah satunya dengan teknik relaksasi dan sosialisasi,dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya perawatan luka perineum sehingga tidak berdampak buruk pada ibu pasca melahirkan, terutama pada luka perineum yang nyeri.
Kata kunci : Episiotomi,tingkat nyeri,jenis jahitan, jahitan interrupted sederhana,jahitan kontinu sederhana
Sumber referensi: 15 sumber
8 buku (2009 – 2018)
7 jurnal (2013-2017)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | C Kebidanan > CC Persalinan |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Kebidanan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 03:11 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 03:11 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3420 |
