Rizkia Nadifah, Syifa (2025) Analisis Asuhan Keperawatan pada An. N 8 Tahun dengan Nyeri Pasca Operasi Tonsilektomi dalam Penerapan Fidget Spinner Untuk Mengurangi Nyeri di Ruang Hasan Bin Ali Rsud Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (216kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (306kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (332kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (322kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (429kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (209kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (336kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (718kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (598kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (340kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (205kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (463kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (877kB)
Abstract
Tonsilektomi adalah Prosedur pembedahan dengan atau tanpa adenoidektomi yang secara komplit mengambil tonsil menyertakan kapsul dengan menyayat ruang peritonsiler antara kapsul tonsil dan dinding otot. Intervensi nonfarmakologis yang digunakan adalah terapi bermain fidget spinner untuk mengurangi nyeri. Penulisan karya ilmiah akhir ners ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan dengan Penerapan terapi bermain fidget spinner untuk Menurunkan Nyeri Pasca Operasi tonsilektomi pada An. N di Ruang Hasan Bin Ali RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat. Studi kasus ini menganalisis masalah asuhan keperawatan pada pasien post operasi tonsilektomi untuk mengurangi nyeri menggunakan terapi bermain fidget spinner di ruang hasan bin ali RSUD Welas Asih. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pasien mengeluh nyeri tenggorokan diarea bekas operasi saat pengkajian, dengan skala nyeri 6 (0-10) yang dirasakan nyeri bertambah jika An.N menelan makanan dan nyeri berkurang ketika tidak menelan makanan, nyeri dirasakan seperti tersayat-sayat, nyeri hanya dirasakan di daerah tenggorokan atau bekas operasi saja tidak menyebar kedaerah yang lain, nyeri dirasakan setiap saat. Pasien tampak meringis. Intervensi keperawatan berdasarkan SDKI yang dilakukan adalah manajemen nyeri dan pemberian terapi bermain fidget spinner selama 20 menit selama 3 hari. Sebelum terapi, skala nyeri pasien adalah 6 (0-10) dan setelah 3 kali terapi skala nyeri menurun menjadi 3 (0-10). Intervensi terapi bermain fidget spinner berhasil mengurangi masalah nyeri akut pada pasien. Karya Ilmiah Akhir Ners ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perawat dalam memberikan intervensi terapi bermain fidget spinner untuk mengurangi nyeri pada anak dengan post operasi tonsilektomi, yang mengalami masalah nyeri terutama dengan tingkat nyeri ringan hingga sedang (skala 1-3 dan 4-7).
Kata kunci: Fidget spinner, Nyeri akut, Tonsilektomi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AF Anak |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > Profesi Ners |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 02:55 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 02:55 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3733 |
