Marlina, Tirani (2025) Kepatuhan Pasien Hipertensi pada Program Cerdik dalam Pengendalian Hipertensi di Puskesmas Sudi Kabupaten Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (189kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (180kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (180kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (220kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (334kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (276kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (335kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (405kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (435kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (347kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (214kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (262kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Hipertensi menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia dengan kasusnya yang terus meningkat. Kabupaten Bandung termasuk wilayah dengan prevalensi tinggi, termasuk di Puskesmas Sudi yang mencatat 4.166 kasus hipertensi pada tahun 2024. Salah satu upaya pengendalian yang diterapkan adalah program CERDIK, yang menekankan pada perubahan pola hidup sehat. Namun, banyak pasien hipertensi belum sepenuhnya menjalankan anjuran tersebut, seperti masih merokok, mengonsumsi makanan tinggi garam, kurang berolahraga, serta tidak mengelola stres dan pola istirahat dengan baik. Ketidakpatuhan terhadap program ini dapat menyebabkan hipertensi tidak terkontrol dan menyebabkab terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan pasien hipertensi pada program CERDIK. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi Prolanis di Puskesmas Sudi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 37 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa responden kurang patuh dalam menjalankan program CERDIK. Komponen yang paling dipatuhi adalah cek kesehatan berkala, sedangkan diet gizi seimbang merupakan komponen yang paling banyak tidak dipatuhi. Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh usia lanjut dan pola kebiasaan yang sulit diubah. Kesimpulannya, sebagian besar pasien masih kurang patuh terhadap program CERDIK. Oleh karena itu, diperlukan intervensi dukungan keluarga berupa edukasi dan pendampingan, agar keluarga dapat berperan aktif dalam membantu lansia menjalani pola hidup sehat secara konsisten.
Kata kunci : CERDIK, Hipertensi, Kepatuhan, Pengendalian
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 04:07 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 04:07 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3522 |
