Siti Chajar, Regita (2025) Hubungan Self Stigma dengan Beban Keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Klinik Jiwa Nur Ilahi Kota Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (190kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (253kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (244kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (256kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (296kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (263kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (304kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (397kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (441kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (356kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (254kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (214kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Gangguan jiwa berdampak tidak hanya pada pasien, tetapi juga pada keluarga sebagai perawat utama. Keluarga sering mengalami beban berat, terutama akibat self stigma atau pandangan negatif yang diinternalisasi dari masyarakat. Self stigma dapat memperburuk kondisi psikologis keluarga dan meningkatkan beban dalam merawat ODGJ. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan self stigma dengan beban keluarga orang dengan gangguan jiwa di Klinik Jiwa Nur Ilahi Kota Bandung. Metode penelitian menggunakan kuantitatif analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian seluruh pasien gangguan jiwa sebanyak 1.165 orang, sampel sebanyak 93 orang diambil dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dengan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat diperoleh sebanyak (49.5%) self stigma keluarga ODGJ yaitu sedang, sebesar (58.1%) beban keluarga ODGJ yaitu berat. Hasil uji statistik diperoleh nilai -value (0.001) < α 0.05 yang berarti terdapat hubungan self stigma dengan beban keluarga orang dengan gangguan jiwa di Klinik Jiwa Nur Ilahi Kota Bandung. Simpulan menunjukkan bahwa self stigma yang dialami keluarga ODGJ memiliki kaitan yang signifikan dengan tingginya beban mereka dalam merawat anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa, oleh karena itu disarankan agar dapat memberikan pelayanan konseling atau edukasi psikososial yang ditujukan tidak hanya untuk pasien, tetapi juga kepada anggota keluarga.
Kata Kunci: Beban Keluarga, ODGJ, Self Stigma
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AI Jiwa |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 04:20 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 04:20 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3408 |
