Bagja Ilahi, Rendi (2025) Penerapan Posisi Semi Fowler 45° dalam Asuhan Keperawatan pada Pasien Gagal Jantung Kongesif (CHF) di Ruang Safir UOBK RSUD dr Slamet Garut. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana PSDKU Garut.
Cover_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (74kB)
Lembar Pengesahan_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (141kB)
Lembar Persetujuan_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (133kB)
Lembar Pernyataan_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (132kB)
Kata Pengantar_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (119kB)
Daftar Isi_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (186kB)
Abstrak_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (207kB)
BAB I_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (350kB)
BAB II_ Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (885kB)
BAB III_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (366kB)
BAB IV_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (718kB)
BAB V_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (209kB)
Daftar Pustaka_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (122kB)
Lampiran_Rendi Bagja.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang Gagal Jantung Kongestif (CHF) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang menyebabkan gangguan pada pertukaran gas dan pola napas tidak efektif, ditandai dengan
sesak napas, takipnea, dan penurunan saturasi oksigen. Posisi semi Fowler 45° diketahui dapat membantu meningkatkan ekspansi paru dan mengurangi beban kerja jantung. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penerapan posisi semi Fowler 45° dalam asuhan keperawatan pada pasien CHF di Ruang Safir RSUD dr. Slamet Garut. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan status pernapasan pada pasien setelah intervensi posisi semi Fowler 45°, ditandai dengan peningkatan saturasi oksigen,
penurunan frekuensi napas, dan berkurangnya penggunaan otot bantu napas. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa intervensi posisi semi Fowler 45° yang efektif dalam penatalaksanaan pasien dengan gagal jantung kongesif (CHF). Penerapan posisi ini juga mendukung kenyamanan pasien, menurunkan risiko komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup.Saran intervensi semi fowler 45° dapat menjadi acuan dalam praktik keperawatan medikal bedah serta mendukung evidence-based
practice dalam pengelolaan pasien gagal jantung kongestif.
Kata kunci : Asuhan Keperawatan; Gagal Jantung Kongesif; Posisi Semi Fowler 45°.
Referensi : 11 Buku (2012 – 2024), 4 Internet, 12 Artikel (2012 – 2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan; Gagal Jantung Kongesif; Posisi Semi Fowler 45° |
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | PSDKU Garut > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | editor psdku garut |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 03:58 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 03:58 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/4053 |
