Silviani, Asri (2025) Pemberian Rebusan Putih Telur Ayam Kampung dalam Asuhan Keperawatan pada Ibu Post Partum Episiotomi di Ruang Jade RSUD dr Slamet Garut Tahun 2025. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana PSDKU Garut.
Cover_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (194kB)
Pengesahan_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (172kB)
Lembar persetujuan_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (157kB)
Lembar pernyataan_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (129kB)
Kata pengantar_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (155kB)
Daftar Isi_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (269kB)
ABSTRAK_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (254kB)
Bab I_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (262kB)
Bab II_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (696kB)
Bab III_Asri Silviani.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (273kB)
Bab IV_Asri Silviani.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (660kB)
Bab V_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (206kB)
Daftar pustaka_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (222kB)
Lampiran_Asri Silviani.pdf - Published Version
Download (130kB)
Abstract
Latar Belakang: Masa nifas merupakan periode pemulihan penting bagi ibu setelah melahirkan, khususnya pada ibu dengan episiotomi. Nyeri perineum akibat luka jahitan sering menjadi keluhan utama yang mengganggu aktivitas dan kenyamanan ibu dalam merawat bayi. Penatalaksanaan nyeri
dapat dilakukan secara farmakologis maupun non-farmakologis. Salah satu terapi non-farmakologis yang mudah diperoleh, alami, dan minim efek samping adalah konsumsi rebusan putih telur ayam kampung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian rebusan putih telur ayam kampung terhadap penurunan tingkat nyeri episiotomi pada ibu post partum. Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua klien
post partum dengan episiotomi di Ruang Jade UOBK RSUD dr. Slamet Garut. Intervensi diberikan berupa rebusan putih telur ayam kampung sebanyak satu kali sehari selama dua hari. Tingkat nyeri dievaluasi menggunakan skala numerik 0–10, dengan kategori 1–3 (ringan), 4–6 (sedang), dan 7–
10 (berat). Hasil: Setelah intervensi, skala nyeri pada klien 1 menurun dari skala 6 (sedang) pada hari pertama menjadi 4 (sedang) dan 2 (ringan) pada hari kedua. Klien 2 mengalami penurunan dari skala 5 (sedang) menjadi 3 (ringan) dan akhirnya 2 (ringan). Selain penurunan skala nyeri, tampak perbaikan respon non-verbal berupa berkurangnya ekspresi meringis, klien lebih nyaman saat duduk, berjalan, dan beraktivitas. Simpulan: Pemberian rebusan putih telur ayam kampung efektif
dalam menurunkan nyeri episiotomi dari kategori sedang menjadi ringan pada ibu post partum. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif terapi non-farmakologis yang murah, alami, dan aman dalam praktik keperawatan maternitas. Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu post partum dalam mengelola nyeri episiotomi secara mandiri dengan konsumsi rebusan putih telur ayam kampung. Perawat disarankan untuk mengoptimalkan intervensi ini dalam pelayanan maternitas, sedangkan bagi institusi pendidikan dapat dijadikan sebagai bahan ajar dan
referensi penelitian selanjutnya.
Kata kunci: Ibu post partum, Nyeri episiotomi, Putih telur ayam kampung, Terapi non-farmakologis
Daftar Pustaka: 2 Buku (2015–2023), 13 Jurnal, 2 Artikel, 2 Sumber Online
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ibu post partum, Nyeri episiotomi, Putih telur ayam kampung, Terapi non-farmakologis |
| Subjects: | A Keperawatan > AC Maternitas |
| Divisions: | PSDKU Garut > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | editor psdku garut |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 05:17 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 05:17 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/4029 |
