Maryana, Wanti (2025) Asuhan Keperawatan pada Pasien Vertigo dengan Nyeri Akut di Ruangan Neurologi RSUD Majalaya. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (17kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (104kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (160kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (217kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (929kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (532kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (154kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (554kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (306kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (141kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (231kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Vertigo merupakan gangguan keseimbangan yang banyak terjadi pada populasi lansia dan menempati urutan ke-4 tertinggi dari 10 besar penyakit di Ruang Alamanda Neurologi RSUD Majalaya. Gejala utama meliputi sensasi berputar, nyeri kepala, tinnitus, mual, dan muntah, yang mengganggu aktivitas serta meningkatkan risiko jatuh. Masalah keperawatan utama yang sering muncul adalah nyeri akut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada pasien vertigo dengan nyeri akut secara menyeluruh dan terstruktur di RSUD Majalaya. Metode: Penelitian ini mengunakan deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus. Pada dua pasien dengan diagnosis medis vertigo dan masalah keperawatan nyeri akut. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dengan memperhatikan prinsip etik seperti informed consent, menjaga kerahasiaan data, serta tidak merugikan responden. Hasil: Kedua pasien menunjukkan penurunan skala nyeri setelah dilakukan intervensi kombinasi farmakologis dan nonfarmakologis dari 5 dan 6 ( sedang) menjadi 3 (ringan), pasien tampak lebih tenang dan mampu melakukan aktivitas ringan. Teknik relaksasi napas dalam dan terapi Brandt- Daroff terbukti mendukung penurunan intensitas nyeri dan mencegah kekambuhan. Dikusi: Penerapan intervensi nonfarmakologis seperti relaksasi napas dalam dan terapi Brandt-Daroff secara konsisten terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri. Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang terfokus pada manajemen nyeri akut melalui pendekatan kombinasi farmakologis dan nonfarmakologis terbukti efektif menurunkan skala nyeri, meningkatkan kenyamanan, dan kualitas hidup pasien vertigo.
Kata Kunci: Nyeri; Relaksasi; Terapi_Brand_daroff: Vertigo
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 06:48 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 06:48 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3941 |
