Analisis Sidik Jari Kayu Secang di Wilayah Jawa Barat Menggunakan Metode FTIR dan Kemometrik PCA

Azzah Wulandari, Yulinda (2025) Analisis Sidik Jari Kayu Secang di Wilayah Jawa Barat Menggunakan Metode FTIR dan Kemometrik PCA. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (197kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (167kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (278kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (182kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (282kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (283kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (248kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (499kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (261kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (615kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (177kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (211kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (4MB)

Abstract

Indonesia Indonesia merupakan negara dengan potensi tinggi dalam pengembangan tanaman obat, salah satunya adalah kayu secang (Caesalpinia sappan L.), yang terbukti memiliki aktivitas empiris sebagai tanaman herbal. Kandungan kimia dalam kayu secang dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan wilayah tumbuhnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik kimia ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan L.) dari lima wilayah di Jawa Barat, yaitu Lembang, Bogor, Purwakarta, Indramayu, dan Cirebon menggunakan metode FTIR yang dikombinasikan dengan PCA. Proses ekstraksi kayu secang dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% selama 3×24 jam, dilanjutkan dengan evaporasi dan penguapan hingga menghasilkan ekstrak kental. Spektrum FTIR direkam pada rentang 4000–650 cm−1 dengan resolusi 4 cm−1, lalu data transmitan diproses menggunakan The Unscrambler X dengan metode smoothing, normalisasi, dan SNV. Analisis PCA menunjukkan bahwa sampel dari Bogor dan Lembang membentuk kelompok yang berbeda dari sampel Purwakarta, Cirebon, dan Indramayu, yang membuktikan bahwa metode FTIR yang dikombinasikan dengan PCA dapat dipertimbangkan lebih lanjut sebagai pendekatan dalam proses identifikasi berdasarkan asal geografis kayu secang.

Kata kunci: FTIR, kayu secang, kemometrik, PCA, sidik jari.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BF Analisis Farmasi Kimia Medisinal
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 05 Feb 2026 02:53
Last Modified: 05 Feb 2026 02:53
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3811

Actions (login required)

View Item
View Item