Indriyani, Novi (2022) Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Apoteker Terhadap Praktik KIE (Komunikasi, Informasi, Edukasi) Suplemen Gizi Anak Di Kota Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (91kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (85kB)
Kata pengantar.pdf - Published Version
Download (127kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (86kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (58kB)
bab 1.pdf - Published Version
Download (64kB)
bab 2.pdf - Published Version
Download (87kB)
bab 3.pdf - Published Version
Download (52kB)
bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (354kB)
bab 6.pdf - Published Version
Download (53kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (132kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (714kB)
Abstract
Salah satu cara untuk mengatasi masalah gizi pada anak yaitu dengan mengkonsumsi suplemen. Keterampilan apoteker sangat dibutuhkan khususnya dalam berkomunikasi untuk melakukan
pelayanan kefarmasian kepada pasien. Konseling gizi merupakan salah satu layanan untuk memberikan informasi dan edukasi mengenai pemilihan suplemen yang sesuai. Apoteker
diharapkan untuk segera mengambil sikap dan tindakan dalam menyampaikan informasi atau konseling kepada pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan
sikap apoteker terhadap praktik KIE suplemen gizi pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Data yang digunakan berupa data primer menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan realibilitasnya. Sampel pada penelitian yaitu apoteker komunitas sebanyak 70 orang. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan uji korelasi Rank Spearman menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan apoteker dalam KIE suplemen gizi anak termasuk kategori baik (84,57%), sikap dan praktik apoteker dalam KIE suplemen gizi anak termasuk kategori baik (79,60%) dan cukup baik (70,64%). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan terhadap praktik apoteker dalam KIE suplemen gizi anak (0,222>0,05). Terdapat hubungan yang bermakna antara sikap apoteker terhadap praktik apoteker dalam KIE suplemen gizi anak (0,031<0,05).
Kata Kunci : Apoteker, KIE, Pengetahuan, Sikap, Praktik, Suplemen
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 03:16 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 03:16 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3766 |
