Putri Ayudia Rahayu, Annisa (2025) Optimalisasi Komunikasi SBAR dalam Pelaksanaan Timbang Terima di Ruang Rawat Inap Umar Bin Khattab 1 RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (25kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (74kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (73kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (38kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (64kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (11kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (85kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (172kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (604kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (25kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (76kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (139kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Komunikasi efektif antar perawat saat pergantian shift merupakan faktor penting dalam menjaga kesinambungan asuhan keperawatan dan keselamatan pasien. Salah satu metode yang direkomendasikan adalah komunikasi SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) yang memberikan kerangka penyampaian informasi secara singkat, jelas, dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan komunikasi SBAR dalam timbang terima di Ruang Rawat Inap Umar Bin Khattab 1 RSUD Welas Asih, merumuskan permasalahan yang ada, menyusun intervensi optimalisasi, mengimplementasikan, serta mengevaluasi efektivitas penerapannya. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan tahapan Situation analysis, penetapan prioritas masalah, penyusunan plan of action, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan komunikasi SBAR belum optimal karena masih terdapat percakapan di luar topik saat timbang terima, keterbatasan keterampilan dalam pengisian format SBAR, serta ketidakseimbangan jumlah perawat dengan beban kerja pasien. Intervensi yang dilakukan meliputi pelatihan komunikasi SBAR, supervisi kepala ruangan, penyesuaian prosedur timbang terima, serta penguatan budaya komunikasi efektif. Evaluasi menunjukkan peningkatan kelengkapan informasi pada setiap komponen SBAR, efisiensi waktu timbang terima, serta meningkatnya kepuasan perawat terhadap proses handover. Optimalisasi komunikasi SBAR terbukti meningkatkan kualitas penyampaian informasi, memperkuat koordinasi tim, dan berkontribusi pada mutu pelayanan keperawatan di ruang rawat inap.
Kata Kunci : Komunikasi, SBAR, Timbang Terima
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AD Komunitas |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > Profesi Ners |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 02:53 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 02:53 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3764 |
