Rahayu, Sri (2025) Analisis Asuhan Keperawatan Pada Ny. C dengan Masalah Keperawatan Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif (Hipertensi) dengan Pemberian Slow Stroke Back Massage di Rumah Perawatan Lansia Titian Benteng Gading. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (216kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (188kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (221kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (248kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (321kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (280kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (299kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (656kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (689kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (278kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (261kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (799kB)
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi pada usia ≥60 tahun di Indonesia lebih dari 60% lansia. Di Kota Bandung pada Mei 2022 tercatat 28.000 penderita hipertensi usia 15–69 tahun. Di Rumah Perawatan Lansia Titian Benteng Gading sebanyak 71,4% lansia memiliki riwayat hipertensi. Tingginya angka ini menegaskan bahwa hipertensi merupakan masalah kesehatan prioritas yang membutuhkan penatalaksanaan efektif, untuk mencegah komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Tujuan: Mengetahui analisis asuhan keperawatan Slow Stroke Back Massage (SSBM) terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Rumah Perawatan Lansia Titian Benteng Gading. Metode: Studi kasus asuhan keperawatan pada satu pasien lansia dengan hipertensi. Intervensi nonfarmakologis yang diberikan yaitu Slow Stroke Back Massage (SSBM), diberikan selama 3 hari dalam satu minggu, dengan durasi pemberian 10 menit, menggunakan teknik efleurage, petrisage, dan tapotement. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pengukuran tekanan darah, dan dokumentasi. Hasil: Terdapat penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah intervensi. Pasien mengalami peningkatan rasa nyaman dan berkurangnya keluhan seperti pusing. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Slow Stroke Back Massage (SSBM) terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi, serta dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis untuk mendukung penatalaksanaan hipertensi pada lansia.
Kata Kunci : Hipertensi, lansia, slow stroke back massage, tekanan darah
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AH Keluarga |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > Profesi Ners |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 03:26 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 03:26 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3736 |
