Pritama, Julham (2025) Analisa Asuhan Keperawatan pada Pasien Penyakit CA Paru Dengan Intervensi Deep Breathing dalam Mengatasi Pola Nafas Tidak Efektif pada Tn. A di Ruang Ali Bin Abi Thalib RSUD Welas Asih. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (207kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (180kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (218kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (186kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (282kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (259kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (267kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (357kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (533kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (283kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (255kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (179kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Kanker paru merupakan penyakit yang menyebabkan terjadinya masalah pada sistem pernapasan sehingga menyebabkan gangguan pemenuhan kebutuhan oksigen. Keluhan yang sering muncul pada pasien kanker paru adalah sesak napas. Hal tersebut terjadi karena obstruksi bronkus yang akan menyebabkan terjadinya penurunan ekspansi paru sehingga membuat kerja napas meningkat dan akhirnya menimbulkan gejala dispnea. Hal yang dapat dilakukan salah satunya latihan pernafasan dengan teknik deep breathing, yang merupakan cara penting untuk mengurangi sesak secara signifikan. Tujuan: untuk mengeksplorasi suatu masalah asuhan keperawatan pada masalah keperawatan pola napas tidak efektif dengan diagnosa medis Penyakit CA Paru di RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan analisis studi kasus. Metode: menggunakan studi kasus. Hasil analisis asuhan keperawatan didapatkan masalah keperawatan utama pada pasien yaitu pola nafas tidak efektif. Intervensi keperawatan yang dilakukan untuk mengatasi masalah keperawatan utama yaitu deep breathing dalam waktu 3 hari dengan 4 siklus selama 5 menit. Setelah dilakukan intervensi masalah keperawatan pola nafas tidak efektif dapat teratasi, ditandai dengan menurunnya skala sesak, frekuensi nafas dan meningkatknya saturasi oksigen dihari ketiga dengan hasil frekuensi nafas 23x/menit, SPO2 98%, skala sesak 1 (0-4). Saran: Diharapkan intervensi ini bisa diterapkan oleh perawat sebagai salah satu tindakan dalam melakukan asuhan keperawatan secara komprehensif.
Kata kunci : CA Paru, Deep breathing, Pola nafas tidak efektif
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > Profesi Ners |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 01:28 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 01:28 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3722 |
