Yulianda, Lia (2025) Potensi Interaksi Obat Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Salah Satu Rumah Sakit di Kota Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (17kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (140kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (108kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (134kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (187kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (15kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (123kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (307kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (344kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (7kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (250kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (656kB)
Abstract
Hipertensi, yang lebih umum dikenal sebagai tekanan darah tinggi, adalah kondisi kronis yang disebabkan oleh peningkatan tekanan darah yang berlebihan dan tidak stabil dalam arteri. Tekanan ini dihasilkan oleh kekuatan jantung saat memompa darah ke seluruh tubuh Tekanan darah tinggi, atauhipertensi, adalah kondisi dimana tekanan darah arteri meningkat secara persisten, dengan tekanan sistolik di atas 130 mmHg atau diastolik di atas 80 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat anti hipertensi dan interaksi obat pada pasien rawat jalan RSUD Kota Bandung dengan menggunakan data retrospektif yaitu pada Januari-Maret 2025. Penggunaan Antihiprtensi pada pasien rawat jalan RSUD Kota Bandung variatif, mulai dari terapi tunggal, 2 kombinasi, 3 kombinasi bahkan hingga 4 kombinasi. Hasil interaksi berdasarkan tingkat keparahan pertama yaitu minor sebanyak 30 kasus dengan presentasi 9,3% kedua moderat 135 kasus dengan presentasi 42,1%, selanjutnya adalah mayor sebanyak 35 kasus dengan presentasi 10,9%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa potensi interaksi obat antihipertensi pada pasien rawat jalan cukup tinggi, dengan tingkat keparahan terbanyak pada kategori moderat. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan yang lebih ketat terhadap penggunaan obat untuk meningkatkan keamanan dan efektivitas terapi.
Kata kunci : hipertensi, interaksi oba
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 04:39 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 04:39 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3681 |
