Hoerunnisa, Syifa (2025) Analisis Asuhan Keperawatan pada Ny. M Usia 74 Tahun Diagnosa Medis Stroke Infark dengan Intervensi Familiar Audiotory Sensory Training (FAST) terhadap Tingkat Kesadaran di Ruang ICU Rumah Sakit Al Islam Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (177kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (281kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (248kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (219kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (282kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (255kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (270kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (607kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (666kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (306kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (246kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (151kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Penurunan kesadaran merupakan salah satu komplikasi yang umum terjadi pada pasien stroke infark, terutama pada pasien lanjut usia dengan riwayat hipertensi dan diabetes mellitus. Jika tidak ditangani secara optimal, kondisi ini dapat memperburuk prognosis pasien, memperpanjang lama rawat inap, dan meningkatkan risiko komplikasi lanjut seperti aspirasi, gangguan pernapasan, dan dekubitus. Tujuan dari karya ilmiah akhir Ners ini adalah untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien Ny. M diagnosis stroke infark dengan intervensi Familiar Audiotory Sensory Training (FAST) terhadap peningkatan tingkat kesadaran di ruang ICU. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan. Untuk teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Hasil pengkajian terhadap Ny. M pada tanggal 29 April 2025 menunjukkan pasien mengalami penurunan kesadaran (GCS 6), menggunakan ventilator, serta memiliki riwayat penyakit kronis berupa hipertensi dan diabetes mellitus. Didapatkan masalah keperawatan gangguan ventilasi spontan, risiko perfusi serebral tidak efektif, bersihan jalan napas tidak efektif dan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Implementasi intervensi FAST dilakukan selama 3 hari berturut-turut dengan frekuensi 2 kali sehari dan durasi 10–15 menit per sesi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai GCS dari 6 menjadi 10, serta respons fisiologis yang lebih stabil. Intervensi FAST terbukti memberikan stimulasi neurologis positif melalui suara yang familiar bagi pasien, seperti suara keluarga, yang merangsang sistem aktivasi retikular otak. Hasil karya ilmiah akhir Ners ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perawat dalam mengaplikasikan intervensi nonfarmakologis seperti FAST, khususnya pada pasien stroke dengan penurunan kesadaran di ruang ICU, serta sebagai masukan untuk penelitian selanjutnya dalam pengembangan terapi sensorik berbasis keluarga.
Kata Kunci: Sroke Infark, Familiar Audiotory Sensory Training (FAST), Penurunan Kesadaran
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AE Gawat Darurat |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > Profesi Ners |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 03:50 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 03:50 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3650 |
