Andiyani Putri, Firyaal (2025) Gambaran kualitas hidup masyarakat yang mengalami gejala Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) di wilayah Kabupaten Bekasi. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (226kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (225kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (222kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (305kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (395kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (306kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (191kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (552kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (320kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (385kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (183kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (420kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (762kB)
Abstract
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah suatu kondisi gangguan saluran pencernaan yang prevalensinya meningkat di seluruh dunia dan memiliki pengaruh terhadap kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik masyarakat bergejala Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dan kualitas hidup mereka di Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan desain noneksperimental cross-sectional dengan data dikumpulkan melalui kuesioner karakteristik, EQ-5D-5L dan Visual Analog Scale (VAS) yang disebarkan melalui media GoogleForm kepada 102 responden dengan teknik purposive sampling dan memenuhi kriteria inklusi yaitu responden dengan riwayat GERD atau responden dengan gejala GERD (nyeri ulu hati, dada terasa panas atau seperti terbakar, mual atau muntah berulang, sakit tenggorokan, kesulitan menelan, sendawa berulang), responden berusia di atas 17 tahun dan responden yang bersedia mengisi kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (60,8%), berusia 17–29 tahun (71,6%), berpendidikan menengah (78,4%), dan pegawai swasta (47,1%), dengan gaya hidup meliputi konsumsi makanan pedas (81,4%), pola makan tidak teratur (54,9%), tidak merokok (75,5%), sering konsumsi kopi dan tidak konsumsi kopi (29,4%), tidak konsumsi alkohol (96%). Sebagian besar responden memiliki riwayat diagnosis GERD (61,8), bergejala GERD (38,2%) dan memilih pengobatan rawat jalan dengan pengawasan dokter. Hasil pengukuran kualitas hidup menggunakan EQ-5D-5L mendapatka nilai ratarata indeks utilitas EQ-5D-5L adalah 0,884, sementara penilaian kondisi kesehatan berdasarkan EQ-VAS mayoritas berada pada kategori sangat baik. Kesimpulannya, kualitas hidup masyarakat dengan gejala GERD di Kabupaten Bekasi berkualitas hidup sangat baik.
Kata kunci : GERD, EQ-5D-5L& EQ-VAS, gejala GERD
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 08:49 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 08:49 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3623 |
