Nurmaulia, Nissa (2025) Hubungan Peran Teman Sebaya dengan Perilaku Merokok pada Remaja Awal Usia (12-15 Tahun) Siswa SMP Kelas VII di SMP Negeri X. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (165kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (246kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (254kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (159kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (329kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (275kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (244kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (344kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (357kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (158kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (235kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (5MB)
Abstract
Masa remaja merupakan tahap pencarian jati diri yang rentan terhadap pengaruh lingkungan, terutama dari peran teman sebaya. Teman sebaya berperan penting dalam membentuk perilaku remaja, yang salah satunya perilaku merokok. Saat ini prevalensi perokok di Indonesia mencapai sekitar 70 juta jiwa, dan 7,4% di antaranya berusia 10–18 tahun. Di Kabupaten Bandung, prevalensi remaja SMP lebih tinggi dibanding kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja awal usia (12-15 tahun) siswa SMP kelas VII di SMP Negeri X. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh siswa laki-laki kelas VII SMP Negeri X yang merokok sebanyak 69 responden, dengan instrumen berupa kuesioner 40 pertanyaan. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memiliki peran teman sebaya baik (49,3%) dan perilaku merokok ringan (66,7%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara peran teman sebaya dan perilaku merokok (ρ = 0,617; p = 0,000) (semakin buruk peran teman sebaya, semakin tinggi perilaku merokok pada remaja). Hasil analisis kuesioner faktor yang mempengaruhi perilaku salah satunya faktor penguat (reinforcing factor), seperti teman sebaya. Teman sebaya sangat memengaruhi terbentuknya perilaku. Meskipun hasil kategori peran teman sebaya baik, jika mereka memperlihatkan, menerima ajakan perilaku merokok, maka individu dalam kelompok tersebut cenderung mengikuti. Temuan ini menunjukkan pentingnya membentuk lingkungan pertemanan yang positif untuk mencegah perilaku merokok pada remaja.
Kata kunci: peran teman sebaya, perilaku merokok, remaja awal
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AD Komunitas |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 04:17 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 04:17 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3523 |
