Septiani, Yuni (2025) Aktivitas Inhibisi Enzim a-Glukosidase Dan Penetepan Kadar Flavonoid Total Pada Ekstrak daun Dan Batang Kari (Bergera Koenigii L,.) Secara In Vitro. Other thesis, Bhakti Kencana University.
COVER.pdf - Published Version
Download (175kB)
PENGESAHAN.pdf - Published Version
Download (160kB)
PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Download (160kB)
KATA PENGANTAR.pdf - Published Version
Download (184kB)
DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (273kB)
ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (232kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (247kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (359kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (365kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (546kB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (168kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (250kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Salah satu terapi alternatif DM adalah menghambat enzim α-glukosidase untuk memperlambat penyerapan
glukosa. Obat sintetik seperti acarbose telah banyak di gunakan, namun penggunaannya dapat menimbulkan efek samping oleh karena itu, pencarian senyawa alami sebagai terapi alternatif perlu dikembangkan. Bergera koenigii L.diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, dan karbazol yang berpotensi sebagai antidiabetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase serta menentukan kadar flavonoid total dari ekstrak daun dan batang kari. Ekstraksi dilakukan secara bertingkat menggunakan metode refluks dengan pelarut n-heksana, etil asetat dan etanol 96% secara berturut-turut. Uji inhibisi enzim dilakukan secara in vitro menggunakan substrat p-nitrofenil-α-D-glukopiranosida (pNPG), sedangkan penetapan kadar flavonoid dilakukan dengan metode Chang menggunakan kuersetin sebagai standar. Hasil uji inhibisi enzim α-glukosidase menunjukkan bahwa ekstrak daun kari memiliki nilai IC50 sebesar 64,39 µg/mL, 30,49 µg/mL dan 41, 39. Sedangkan ekstrak batang kari memiliki nilai IC50 sebesar 83,34 µg/mL, 89,30 µg/mL dan 105,29 µg/mL. Hasil analisis kadar flavonoid total menunjukkan ekstrak daun kari mengandung 8,86 mgQE/100mg, 10,14 mgQE/100mg dan 7,56 mgQE/100mg. Sedangkan ekstrak batang kari 8,82 mgQE/100mg, 6,39 mgQE/100mg dan 4,78 mgQE/100mg. Ekstrak etil asetat daun kari memiliki kadar flavonoid tertinggi serta
aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase paling kuat, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai kandidat antidiabetik herbal alami.
Kata kunci: Bergera koenigii, flavonoid, α-glukosidase, IC₅₀, antidiabetik
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BD Biologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 07:54 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 09:11 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3381 |
