Damayanti, Erinna Putri (2022) Aktivitas Antiobesitas Kombinasi Ekstrak Daun Katuk (Sauropus Androgynus L.Merr)dan Herba Pegagan (Centella Asiatica L.Urban) pada Model Mencit Obesitas. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (127kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (147kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (126kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (174kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (163kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (152kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (289kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (134kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (235kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (799kB)
Bab 7.pdf - Published Version
Download (110kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (143kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Obesitas merupakan suatu kondisi terjadinya akumulasi lemak yang berlebih yang memicu timbulnya penyakit sindroma metabolik seperti hiperglikemia, hiperlipidemia, hipertensi,
hiperurisemia, dll. Upaya menurunkan obesitas dapat dengan meminimalisir resiko penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiobesitas kombinasi ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus L.Merr) dan herba pegagan (Centella Asiatica L.Urban) pada model mencit Swiss Webster obesitas. Sejumlah 36 ekor mencit dikelompokkan secara acak menjadi 6 kelompok yaitu kelompok normal (menerima pembawa obat), induksi (menerima pembawa obat), pembanding (menerima orlistat 15,6 mg/kgBB), dan 3 kelompok
menerima kombinasi ekstrak daun katuk (SA) & herba pegagan (CA) dengan perbandingan dosis SA : CA mencakup 25:25 mg/kg, 25:50 mg/kg, 50:25 mg/kg. Semua kelompok (kecuali
kelompok normal) diinduksi obesitas dengan fruktosa 20% dan makanan tinggi lemak selama 28 hari. Obat uji diberikan secara oral selama 28 hari. Parameter yang diukur adalah bobot badan, indeks pakan, indeks feses, indeks organ, indeks lemak, kadar trigliserida (TG) serum, dan persen inhibisi peroksidasi lipid terhadap homogenat hati dengan mengukur absorbansi malondialdehid (MDA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam parameter bobot badan, indeks pakan, indeks feses, indeks organ, indeks lemak, kadar trigliserida (TG) serum, dan persen inhibisi peroksidasi lipid antara kelompok
hewan yang menerima kombinasi ekstrak daun katuk dan herba pegagan terhadap kelompok kontrol positif (p<0,05). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak daun
katuk dan herba pegagan mempunyai aktivitas antiobesitas.
Kata Kunci : Sauropus androgynus, Centella asiatica, obesitas, sindroma metabolik, trigliserida.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 06:54 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 06:54 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3288 |
