Choirun Nisa, Mulia (2025) Asuhan Keperawatan pada Pasien Post-Sectio Caesarea dengan Pemberian Mobilisasi Dini untuk Mendukung Otonomi di Ruang Agate Bawah UOBK RSUD dr Slamet Garut Tahun 2025. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana PSDKU Garut.
Cover_Mulia.pdf - Published Version
Download (403kB)
Lembar Pengesahan_Mulia.pdf - Published Version
Download (212kB)
Lembar Persetujuan_Mulia.pdf - Published Version
Download (193kB)
Lembar Pernyataan_Mulia.pdf - Published Version
Download (202kB)
Kata Pengantar_Mulia.pdf - Published Version
Download (168kB)
Daftar Isi_Mulia.pdf
Download (129kB)
Abstrak_Mulia.pdf - Published Version
Download (235kB)
BAB I_Mulia.pdf - Published Version
Download (277kB)
BAB II_Mulia.pdf - Published Version
Download (825kB)
BAB III_Mulia.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
BAB IV_Mulia.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (866kB)
BAB V_Mulia.pdf - Published Version
Download (138kB)
Daftar Pustaka_Mulia.pdf - Published Version
Download (178kB)
Lampiran _Mulia.pdf - Published Version
Download (6MB)
Abstract
Latar Belakang: Sectio caesarea (SC) merupakan metode persalinan yang sering dilakukan untuk menyelamatkan ibu dan janin, namun dapat menimbulkan nyeri pascaoperasi yang mengganggu mobilitas dan menurunkan otonomi pasien. Berdasarkan data UOBK RSUD dr. Slamet Garut tahun 2024, terdapat 1.235 kasus SC, terbanyak di ruang Agate Bawah. Pasien post SC sering mengalami keterbatasan bergerak
akibat nyeri dan ketakutan, sehingga mobilisasi dini menjadi intervensi penting untuk meningkatkan kemandirian dan mempercepat pemulihan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan dengan fokus pada mobilisasi dini dalam meningkatkan otonomi pasien post SC.Metode:
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien post SC yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Asuhan keperawatan dilakukan melalui lima tahap: pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi, di ruang Agate Bawah UOBK RSUD dr. Slamet Garut. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa mobilisasi dini efektif meningkatkan kemandirian pasien post SC. Setelah dilakukan intervensi mobilisasi dini, kedua pasien menunjukkan peningkatan kemandirian, ditandai dengan: 1) kemampuan duduk mandiri, 2) mampu berdiri dan berjalan perlahan, 3) penurunan ketergantungan dalam aktivitas harian, dan 4) peningkatan kesiapan serta kepercayaan diri
dalam bergerak.Saran: Disarankan mobilisasi dini menjadi intervensi rutin untuk mempercepat pemulihandan meningkatkan kemandirian pasien post SC, dengan melibatkan keluarga dalam edukasi perawatan di rumah.
Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Mobilisasi Dini, Otonomi, Post Operasi, Sectio caesarea
Daftar Pustaka: 6 Buku (2015–2024), 9 Jurnal, 5 Artikel
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan, Mobilisasi Dini, Otonomi, Post Operasi, Sectio caesarea |
| Subjects: | A Keperawatan > AC Maternitas |
| Divisions: | PSDKU Garut > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | editor psdku garut |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 02:52 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 02:52 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3155 |
