Mareta, Septian Krisna (2022) Kajian Peresepan Elektronik pada Pasien Hipertensi di Klinik Cikajang Medika Kabupaten Garut. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
cover.pdf - Published Version
Download (105kB)
pengesahan.pdf - Published Version
Download (114kB)
pernyataan.pdf - Published Version
Download (136kB)
pengantar.pdf - Published Version
Download (213kB)
isi.pdf - Published Version
Download (112kB)
abstrak.pdf - Published Version
Download (104kB)
bab1.pdf - Published Version
Download (108kB)
bab2.pdf - Published Version
Download (252kB)
bab3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
bab4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
bab5.pdf - Published Version
Download (101kB)
pustaka.pdf - Published Version
Download (322kB)
lampiran.pdf - Published Version
Download (264kB)
Abstract
Resep merupakan permintaan tertulis dari dokter kepada apoteker yang harus ditulis secara lengkap dan jelas untuk mencegah terjadinya medication error. Apoteker memiliki kewajiban melakukan pengkajian resep yang meliputi aspek administratif, aspek farmasetik, dan pertimbangan klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil peresepan antihipertensi serta menilai rasionalitas peresepan elektronik berdasarkan aspek administrasi, farmasetik, dan pertimbangan klinis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non-eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif dari resep harian pasien hipertensi di Klinik Cikajang Medika pada periode Januari 2022. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non-random sampling dengan metode purposive sampling. Dari total 95 sampel, karakteristik pasien menunjukkan bahwa 68% berjenis kelamin perempuan dan 94% berusia di atas 45 tahun. Profil peresepan antihipertensi didominasi oleh amlodipin sebesar 71%, diikuti candesartan sebesar 26%, dan captopril sebesar 3%. Hasil telaah resep berdasarkan aspek administrasi menunjukkan 66% resep termasuk kategori lengkap, dengan komponen nama dokter, tanggal resep, nama pasien, tanggal lahir, dan jenis kelamin masing-masing sebesar 100%, sedangkan ketidaklengkapan ditemukan pada aspek izin praktik dokter, alamat praktik, nomor telepon, dan berat badan pasien yang masing-masing sebesar 100%. Berdasarkan aspek farmasetik, sebanyak 94% resep tergolong lengkap, meliputi nama obat, bentuk sediaan, jumlah obat, dan aturan pakai yang masing-masing mencapai 100%, namun masih terdapat ketidaklengkapan pada aspek kekuatan sediaan sebesar 29%.
Kata kunci: profil peresepan; pengkajian resep
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 01:21 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 01:21 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3046 |
