Nur Hapsari, Hasti (2025) Evaluasi Sistem Distribusi Obat Unit Dose Dispensing di Instalasi Farmasi Rawat Inap di Salah Satu Rumah Sakit di Cileungsi. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (13kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (142kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (183kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (198kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (119kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (75kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (78kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (181kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (429kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (73kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (132kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (3MB)
Abstract
Pelayanan kefarmasian di rumah sakit berperan penting dalam memastikan pengelolaan sediaan farmasi yang efektif dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Salah satu sistem distribusi obat yang digunakan untuk pasien rawat inap adalah unit dose dispensing (UDD), yang bertujuan untuk meningkatkan akurasi pemberian obat, mengurangi kesalahan, serta meminimalkan retur obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian penerapan sistem UDD dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang berlaku di sebuah rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasi langsung terhadap distribusi UDD pada tiga unit perawatan rawat inap selama periode Januari-Februari 2025. Data dikumpulkan melalui lembar kerja observasi yang mencatat kesesuaian penerapan UDD dengan SPO mencapai 87,61% pada Januari dan 86,79% pada Februari, dengan kecenderungan sedikit menurun terutama pad unit Lantai 3 Belakang. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesesuaian sistem UDD meliputi efektifitas sistem distribusi obat, koordinasi antara petugas farmasi dan perawat, variabilitas kondisi pasien, serta kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan. Berdasarkan temuan ini, disarankan adanya peningkatan koordinasi antara tenaga kefarmasian dan perawat, implementasi dokumentasi elektronik, serta pelatihan berkala bagi tenaga kefarmasian untuk meningkatkan akurasi sistem unit dose dispensing dapat terus berkontribusi pada optimalisasi pelayanan kefarmasian di rumah sakit.
Kata kunci: Unit Dose Dispensing, Distribusi obat, Standar Prosedur Operasional, Instalasi Farmasi Rawat Inap,
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 08:25 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 08:25 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/4005 |
