Nur Salamah, Hanifah (2025) Evaluasi Kepatuhan Pasien Gangguan Jiwa terhadap Pengobatan di Rumah Sakit Swasta Daerah Garut. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (106kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (161kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (154kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (141kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (200kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (238kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (205kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (245kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (235kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (137kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (203kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Gangguan jiwa merupakan kondisi yang mempengaruhi pikiran, emosi, dan perilaku seseorang serta dapat mengganggu fungsi sosial dan keseharian individu. Tingkat ketidakpatuhan pasien gangguan jiwa terhadap pengobatan menjadi salah satu tantangan dalam pelayanan kesehatan mental, yang berdampak pada meningkatnya angka kekambuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepatuhan pasien gangguan jiwa terhadap pengobatan di salah satu rumah sakit swasta daerah Garut. Metode yang digunakan melalui observasional retrospektif di mana data diambil dari Oktober 2024-2025 pada 23 pasien dengan parameter yang diamati berdasarkan jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, jenis obat dan dosis yang diresepkan serta analisis kepatuhan minum obat berdasarkan data kunjungan pasien. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis kelamin tidak berpengaruh terhadap kesehatan jiwa individu, pada usia 36-45 tahun paling banyak menderita gangguan kejiwaan dikarenakan faktor penurunan fungsi otak akibat penuaan dan faktor lainnya, pendidikan mempengaruhi kondisi psikologis yang mendefinisikan kemampuan individu dalam memahami suatu informasi dan memegang kontrol dalam hidup, begitupun jenis pekerjaan yang mempengaruhi cara hidup bersosial individu, sebanyak 52,18% yang termasuk dalam kategori rendah terhadap kepatuhan pengobatan, dengan jenis obat yang sering digunakan dalam terapi yaitu golongan benzodiazepine memberikan efektivitas tinggi. Beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan mencakup parameter yang telah disebutkan dan kurangnya dukungan dari keluarga. Tingkat kepatuhan pasien gangguan jiwa terhadap pengobatan di rumah sakit swasta daerah Garut masih tergolong rendah dan diperlukan intervensi berkelanjutan dari tenaga kesehatan, khususnya Apoteker dan tenaga vokasi farmasi dalam memberikan edukasi serta dukungan kepada pasien dan keluarga guna meningkatkan kepatuhan.
Kata kunci: Farmasi klinik; Gangguan jiwa; kepatuhan minum obat; Rumah sakit
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 07:58 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 07:58 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/4000 |
