Yayu, De (2025) Asuhan Keperawatan pada Lansia Stroke dengan Gangguan Mobilitas Fisik di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Cibiru. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (27kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (117kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (77kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (80kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (138kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (11kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (83kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (449kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (23kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (385kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (12kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (155kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Pendahuluan : Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius dalam kehidupan saat ini. Menurut Word Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa stroke merupakan penyebab kematian kedua di dunia akibat gangguan fungsi syaraf yang dapat menyebabkan gangguan mobilitas fisik pada lansia yang mengalami stroke, latihan ROM menjadi bagian penting dari proses rehabilitasi. Stroke sering menyebabkan kelemahan pada satu sisi tubuh atau bahkan kelumpuhan satu sisi tubuh, sehingga latihan ROM sangat diperlukan untuk: kekakuan sendi, hingga risiko kelumpuhan total jika tidak ditangani dengan tepat. Salah satu intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mengatasi masalah ini adalah latihan Range of Motion (ROM). Tujuan : Untuk menggambarkan Asuhan keperawatan pada lansia dengan Stroke. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui proses asuhan keperawatan yang mencangkup pengkajian, diagnosa, intervensi dan evaluasi. Studi kasus ini dilakukan pada dua orang pasien lansia stroke dengan gangguan mobilitas fisik. Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan 3x30 menit dengan memberikan intervensi sesuai SIKI yaitu dukungan mobiliasi dengan penerapan terapi Range Of Motion (ROM), pada pasien 1 dapat teratasi dengan didapatkan hasil kekuatan otot meningkat dari 1 menjadi 2 sedangkan pasien 2 teratasi sebagian dengan hasil kekuatan otot meningkat hanya pada ekstremitas bawah dari 0 menjadi 1. Diskusi : Penerapan terapi ROM pada pasien lansia dengan gangguan mobilitas fisik terbukti efektif dalam meningkatkan kekuatan otot. Namun, hasil yang optimal tidak bisa diperoleh secara langsung sehingga dibutuhankan intervensi yang dilaksanakan secara bertahap dan bekelanjutan.
Kata kunci : Gangguan mobilitas fisik; Lansia; Stroke
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AH Keluarga |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 06:31 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 06:31 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3967 |
