Cahya, Ikram (2025) Asuhan Keperawatan dengan Anggota Keluarga Stroke: Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif di Wilayah Puskesmas Cibiru Tahun 2025. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (21kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (71kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (71kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (72kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (89kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (104kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (79kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (265kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (23kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (286kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (81kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (141kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Stroke adalah suatu kondisi klinis yang ditandai dengan munculnya gangguan fungsi neurologis secara tiba-tiba akibat terhambatnya aliran darah ke otak .Stroke merupakan penyebab kematian kedua di dunia dan jumlah kasusnya di Indonesia cukup tinggi. Di Kota Bandung, prevalensi stroke mencapai 1,02%, termasuk di wilayah Cibiru. Dengan meningkatnya prevalensi stroke di Kota Bandung dan khususnya di wilayah Cibiru diperlukan penelitian untuk mengetahui apakah keluarga terlibat dalam merawat anggota keluarga yang terkena stroke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahi gambaran asuhan keperawatan keluarga pada pasien stroke di wilayah Puskesmas Cibiru, dengan fokus pada masalah manajemen kesehatan keluarga yang tidak efektif. Metode: Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan Asuhan keperawatan pada 2 klien dengan kasus yang sama. Metode pengambilan data adalah dengan wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan menunjukkan bahwa kedua keluarga mengalami masalah manajemen kesehatan keluarga tidak efektif. Intervensi berupa edukasi proses penyakit dan latihan ROM dilakukan selama tiga kunjungan. Keluarga Ny. I menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan perawatan mandiri, sedangkan keluarga Ny. Y belum menunjukkan perkembangan yang signifikan baik dalam pemahaman maupun kondisi pasien karena latar pendidikan anggota keluarga yang rendah. Dikusi: Keluarga 1 mengalami peningkatan pemahaman dan mampu melaksanakan terapi ROM secara
mandiri, disertai kemajuan fisik pasien. Sementara keluarga 2 belum menunjukkan perubahan signifikan karena keterbatasan pemahaman dan kondisi pasien yang baru saja mengalami stroke. Hasil ini menunjukkan bahwa latar pendidikan keluarga dan waktu sejak serangan stroke memengaruhi efektivitas asuhan keperawatan
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Keluarga,Manajemen Kesehatan, ROM, Stroke
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AG Manajamen Keperawatan |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 04:14 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 04:14 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3954 |
