Padilah, Sarah (2025) Asuhan Keperawatan pada Pasien End Stage Renal Disease (ESRD) dengan Pola Nafas Tidak Efektif di Ruangan Alamanda Penyakit Dalam RSUD Majalaya. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (217kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (338kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (291kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (317kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (296kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (270kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (276kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (430kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (498kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (270kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (236kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: End Stage Renal Disease (ESRD) merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal secara progresif dan irreversibel yang menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya gangguan sistem pernapasan. Ketidakefektifan pola napas pada pasien ESRD sering kali dipicu oleh retensi cairan dan edema paru yang menghambat pertukaran gas, sehingga menimbulkan keluhan sesak napas. Tujuan penulisan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien End Stage Renal Disease dengan pola napas tidak efektif di ruang Anyelir RSUD Majalaya Metode: Penulisan ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada seluruh pasien End Stgae Renal Disease dengan subjek dua pasien ESRD yang mengalami pola napas tidak efektif data dikumpulkan melalui proses pengkajian, Diagnosa, Intervensi, Impelentasi dan Evaluasi. Hasil: Kedua pasien mengalami takipnea, penggunaan otot bantu napas, ronki, dan penurunan saturasi oksigen. Dengan masalah keperawatan pola nafas tidak efektif dilakukan intervensi meliputi pemosisian semi-Fowler, pemberian oksigen, dan teknik SDB 2x24 Jam. Implementasi dilakukan setiap hari selama pasien menjalani perawatan dan hemodialisis. Evaluasi menunjukkan kedua pasien mengalami perbaikan pola nafas pada kedua pasien yang di dukung oleh terapi hemodialisa yang mendukung dengan pemberian teknik (Slow Deep Breathing) SDB pada kedua pasien pada pasien 1 dari 28x/menit menjadi 20x/menit pasien 24x/menit pasien 1 menjadi 18x/menit, keluhan sesak berkurang, dan saturasi oksigen membaik. Diskusi: Kombinasi intervensi mandiri berupa pemberian Teknik SDB, kolaboratif, dan terapi hemodialisa mendukung keberhasilan penanganan pola napas tidak efektif dengan perbaikan yang signifikan.
Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, End Stage Renal Disease, Pola Napas Tidak Efektif
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 07:06 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 07:06 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3901 |
