Febrianti, Sindi (2025) Asuhan Keperawatan pada Demam Thy Poid dengan Hipertermia di Ruang Alamanda Penyakit dalam RSUD Majalaya. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (132kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (220kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (138kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (195kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (274kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (202kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (218kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (486kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (378kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (210kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (226kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang:Demam tifoid, infeksi akut yang disebabkan oleh Salmonella typhi, merupakan masalah kesehatan global, terutama di Indonesia. Penanganan yang tepat dan asuhan keperawatan yang komprehensif sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti hipertermia.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien demam tifoid dengan hipertermia di RSUD Majalaya dan mengevaluasi efektivitas intervensi keperawatan dalam menurunkan suhu tubuh serta meningkatkan pemahaman pasien tentang penyakit dan pencegahannya.Metode: Studi kasus dilakukan pada dua pasien demam tifoid. Data dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan observasi. Intervensi keperawatan meliputi pengelolaan demam, nyeri, dan edukasi kesehatan.Hasil:Pengkajian:Keluhan utama meliputi demam, nyeri perut, dan mual. Diagnosa Keperawatan: Diagnosa yang ditegakkan adalah hipertermia, nyeri akut, dan defisit pengetahuan. Intervensi:Intervensi meliputi manajemen hipertermia (monitor suhu, kompres hangat, cairan oral), manajemen nyeri (teknik relaksasi, pemberian analgetik), dan edukasi kesehatan. Implementasi:Tindakan dilaksanakan sesuai rencana, termasuk pengukuran suhu berkala dan edukasi tentang kebersihan.Evaluasi:Setelah 3x24
jam intervensi, suhu tubuh pasien turun dari 39,4°C menjadi 37,3°C, dan keluhan nyeri perut berkurang. Pasien menunjukkan peningkatan pemahaman tentang penyakit, dengan 90% mampu menjelaskan tanda dan gejala serta langkah pencegahan. Diskusi:Asuhan keperawatan yang tepat dapat meningkatkan kondisi pasien dan mencegah komplikasi. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang lebih baik dan efektif.
Kata Kunci: Asuhan keperawatan, Demam tifoid, Hipertermia.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 07:31 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 07:31 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3890 |
