Restu Fauzi, Vina (2025) Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera cordifolia) dan Daun Sambung Nyawa (Gynura procumbens) pada Model Tikus Resistensi Insulin. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (15kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (414kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (973kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (138kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (48kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (243kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (148kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (397kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (625kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (131kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (322kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan gangguan metabolik yang ditandai hiperglikemia akibat resistensi insulin. Terapi farmakologis jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping, sehingga dibutuhkan alternatif terapi alami. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek antidiabetes dan dosis optimal kombinasi ekstrak etanol daun Binahong (Anredera cordifolia) dan Sambung Nyawa (Gynura procumbens) pada tikus Wistar model resistensi insulin yang diinduksi fruktosa 60% dan pakan tinggi lemak. Sebanyak 24 ekor tikus jantan dibagi dalam enam kelompok: normal, induksi (fruktosa 60%), pembanding (metformin), dan kelompok uji dengan dosis kombinasi 50:50, 100:100, dan 200:200 mg/kgBB. Parameter yang diamati meliputi kadar glukosa darah (KGD), konstanta tes toleransi insulin (KTTI), dan histologi pankreas. Hasil menunjukkan bahwa dosis 200:200 mg/kgBB memberikan efek paling optimal dengan menurunkan kadar glukosa darah hingga mendekati kelompok normal dan pembanding (p<0,05). Nilai KTTI meningkat secara signifikan, menunjukkan perbaikan sensitivitas insulin. Histologi pankreas menunjukkan regenerasi sel β yang lebih baik serta penurunan sel nekrosis dibandingkan dengan kelompok induksi, perbaikan jaringan pankreas terlihat jelas melalui peningkatan jumlah dan ukuran pulau Langerhans serta berkurangnya kerusakan struktural. Kombinasi dosis tertinggi juga menunjukkan hasil setara dengan metformin sebagai obat standar. Berdasarkan penelitian ini, kombinasi ekstrak Binahong dan Sambung Nyawa berpotensi sebagai terapi antidiabetes alami yang efektif, dengan dosis optimal 200:200 mg/kgBB.
Kata kunci: Antidiabetes, Binahong, Gynura procumbens, insulin resistance.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 04:38 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 04:38 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3875 |
