Asuhan Keperawatan pada Pasien Vertigo dengan Intoleransi Aktivitas di Ruangan Alamanda Neuro RSUD Majalaya

Aula Naftalistiana, Anggia (2025) Asuhan Keperawatan pada Pasien Vertigo dengan Intoleransi Aktivitas di Ruangan Alamanda Neuro RSUD Majalaya. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (39kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (153kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (36kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (232kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (66kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (17kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (147kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (571kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (34kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (894kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (17kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (135kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Pendahuluan: Vertigo adalah gejala yang ditandai dengan sensasi ilusi pergerakan, baik pada tubuh maupun lingkungan sekitar, yang dirasakan berputar meskipun tidak terjadi peregrakan nyata. Vertigo menyebabkan gangguan keseimbangan, pusing berputar, dan penurunan aktivitas fisik (Frederic, 2021). Vertigo dapat memunculkan beberapa masalah keperawatan, seperti intoleransi aktivitas, gangguan rasa nyaman, dan risiko jatuh. Kondisi ini merupakan bentuk gangguan keseimbangan yang disertai dengan perasaan seolah- olah benda di sekitar penderita bergerak atau berputar, yang biasanya disertai dengan mual (Kurniawan, 2022).Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi asuhan keperawatan vertigo pada pasien intoleransi aktivitas. Metode: Studi kasus yaitu untuk mengeksplorasi suaru masalah atau fenomena dengan batasan terperinci, memiliki pengambilan data yang mendalam dan menyertakan berbagai sumber informasi. Studi kasus ini dilakukan pada dua pasien vertigo di Ruang Alamanda Neuro RSUD Majalaya. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik dengan fokus pada intervensi terapi brandt daroff selama 2 hari. Hasil: setelah dilakukan asuhan keperawatan dengan memberikan intervensi keperawatan, masalah keperawatan intoleransi aktivitas pada kedua pasien menunjukkan gejala vertigo seperti pusing, mual, dan lemas. Setelah dilakukan intervensi berupa teknik terapi brandt daroff selama 2 hari, terjadi penurunan pusing, frekuensi nadi, tekanan darah, serta ketegangan otot. Pasien juga melaporkan peningkatan kenyamanan dan kemampuan melakukan aktivitas ringan. Diskusi: Terapi brandt daroff pada kedua pasien penderita Vertigo terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan toleransi aktivitas pada pasien vertigo.

Kata Kunci: Asuhan Keperawatan; Brandt daroff; Intoleransi Aktivitas; Vertigo.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: A Keperawatan > AB Medikal Bedah
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 06 Feb 2026 03:17
Last Modified: 06 Feb 2026 03:17
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3862

Actions (login required)

View Item
View Item