Dila Ayu Apsari, Ratna (2025) Formulasi dan Uji Antioksidan Sediaan Sheet Mask Kombinasi Ekstrak Herba Pegagan (Centella asiatica L.) dan Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.). Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (233kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (293kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (282kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (350kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (584kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (354kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (465kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (572kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (552kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (229kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (484kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Radikal bebas adalah molekul atau atom yang memiliki satu atau lebih elektron tidak berpasangan, yang dapat merusak sel dan jaringan serta mempercepat proses penuaan. Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menetralisir radikal bebas dengan menyumbangkan elektron tanpa menjadi radikal bebas itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak herba pegagan (Centella asiatica L.), rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) dan kombinasinya dalam sediaan sheet mask menggunakan metode DPPH dan CUPRAC. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kunyit memiliki nilai IC₅₀ sebesar 2,19 ± 0,23 µg/mL, sementara ekstrak herba pegagan memiliki nilai IC₅₀ sebesar 60,58 ± 1,28 µg/mL, dengan kombinasi terbaik pada perbandingan 1:1 menghasilkan % inhibisi sebesar 70,20 ± 0,16%. Pada uji CUPRAC, ekstrak rimpang kunyit memiliki nilai EC₅₀ sebesar 67,32 ± 0,89 µg/mL, sedangkan pegagan sebesar 109,54 ± 0,63 µg/mL dan kombinasi terbaik pada perbandingan 1:1 menunjukkan aktivitas antioksidan sebesar 26,83 ± 0,27%. Uji kandungan senyawa aktif menunjukkan bahwa ekstrak kunyit memiliki kandungan fenolik total 198,14 ± 1,45 mg GAE/100g dan flavonoid total 229,18 ± 0,72 mg QE/100g, sedangkan pegagan mengandung fenolik total 57,06 ± 0,43 mg GAE/100g dan flavonoid total 10,57 ± 0,05 mg QE/100g. Formula sheet mask terbaik (F2) memiliki pH 5,65, viskositas 331,2 cPs, dan menghasilkan aktivitas antioksidan sebesar 40,50% metode DPPH dan 48,93% metode CUPRAC. Formula ini juga paling disukai oleh panelis dalam uji hedonik. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak kunyit dan pegagan memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi dikembangkan sebagai sediaan kosmetik anti aging.
Kata Kunci: Sheet mask, Antioksidan, DPPH, CUPRAC, Kunyit, Pegagan, Fenolik, Flav
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 02:18 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 02:18 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3847 |
