Fahrizi, Willy (2025) Formulasi dan Evaluasi Sediaan Mikropartikel Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) dan Labu Siam (Sechium edule) sebagai Antioksidan. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (255kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (244kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (306kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (233kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (537kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (214kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (285kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (476kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (348kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (587kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (254kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (251kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (3MB)
Abstract
Sediaan mikropartikel memiliki keunggulan karena ukurannya yang kecil, sehingga lebih mudah larut dan diserap tubuh, serta dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih optimal. Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang dapat menimbulkan stres oksidatif dan merusak sel. Untuk mengatasi dampak tersebut, diperlukan senyawa antioksidan yang mampu menetralkan radikal bebas. Daun salam dan labu siam diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan. Namun, seperti bahan alam lainnya, ekstrak tanaman ini memiliki keterbatasan bioavailabilitas, sehingga diperlukan inovasi sistem penghantaran yang lebih efektif, salah satunya dalam bentuk mikropartikel. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi sediaan mikropartikel kombinasi ekstrak etanol daun salam dan labu siam sebagai antioksidan, menggunakan metode ekstrusi-sferonisasi. Lima formula mikropartikel (F1–F5) disusun dengan variasi konsentrasi ekstrak sebagai zat aktif. Evaluasi fisik dilakukan meliputi uji organoleptik, ukuran dan distribusi partikel, kadar air, laju alir, sudut istirahat, kompresibilitas, dan waktu melarut. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dengan parameter IC₅₀ sebagai indikator efektivitas. Hasil evalusi seluruh formula memenuhi standar fisik. Ukuran partikel berkisar 1646–1770 nm. Formula 4 paling seragam (span 0,734) dan stabil (RSD 0,56%). Seluruh formula memiliki RSD <5%, menunjukkan hasil presisi dan homogen. Ekstrak kombinasi menunjukkan aktivitas antioksidan kuat, dengan IC₅₀ terbaik pada Formula 4 sebesar 68,027 µg/mL (daun salam 4,98% dan labu siam 5%). Disimpulkan bahwa mikropartikel daun salam dan labu siam efektif sebagai antioksidan.
Kata Kunci: antioksidan, ekstrak daun salam, Ekstrak labu siam, mikropartikel, Metode DPPH, ekstrusi-sferonisasi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 03:29 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 03:29 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3814 |
