Literatur Review Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita Usia 1-5 Tahun

Andansari, Anis (2020) Literatur Review Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita Usia 1-5 Tahun. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (12kB)
[thumbnail of Halaman Persetujuan.pdf] Text
Halaman Persetujuan.pdf - Published Version

Download (58kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan.pdf] Text
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version

Download (85kB)
[thumbnail of Pernyataan.pdf] Text
Pernyataan.pdf - Published Version

Download (84kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (75kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (21kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (11kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (94kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (128kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (25kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (90kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7kB)
[thumbnail of Bab 6.pdf] Text
Bab 6.pdf - Published Version

Download (69kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (165kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (385kB)

Abstract

Stunting pada anak merupakan salah satu ciri anak untuk menentukan masa depanya. Pada anak yang mengalami kerusakan pertumbuhan dan perkembangan sejak dini yang kurang baik akan mengakibatkan kerusakan permanen (Anisa, 2012). Tujuan penelitian ini yaitu membandingkan beberapa hasil faktor
risiko kejadian stunting pada balita usia 1-5 tahun dalam 3 jurnal nasional, dan 1 jurnal internasional. Stunting adalah kondisi gizi buruk yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Pada tahun 2010 angka stunting di Indonesia mencapai 42,38%. Pada tahun 2013 prevalensi stunting di Indonesia sebesar 37,2%. Kejadian tertinggi berasal dari Nusa Tenggara Timur dengan lebih dari 50% balita mengalami stunting. Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu Literature Review.Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, sampel dalam penelitian ini adalah 4 jurnal yang berkaitan dengan faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 1-5 tahun . Kami menggunakan kata kunci Faktor Risiko dan Stunting di sumber daya online seperti Google
scholar, Sage dan situs web terkait lainnya. Banyak faktor risiko yang mempengaruhi stunting di Indonesia. Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami ibu hamil dan balita. Beberapa kasus yang dijelaskan di atas berkontribusi pada
tingginya prevalensi stunting di Indonesia sehingga diperlukan rencana intervensi yang komprehensif untuk menurunkan prevalensi stunting di Indonesia. Beberapa faktor risiko stunting yaitu seperti usia balita, faktor ekonomi, pendidikan orang tua, pekerjaan ibu, riwayat penyakit infeksi, diare, riwayat imunisasi anak. Hasil penelitian ini faktor risiko stunting yang paling kuat yaitu BBLR. Diharapkan hasil
penelitian ini dapat dijadikan sumber referensi dan informasi serta menjadi masukan untuk memperluas wawasan.

Kata kunci : Faktor risiko, stunting, balita

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: A Keperawatan > AF Anak
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Mala Nurmala Pebriani
Date Deposited: 03 Feb 2026 08:36
Last Modified: 03 Feb 2026 08:36
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3783

Actions (login required)

View Item
View Item