Purnamasari, Yuni (2022) Hubungan Penggunaan Antipsikotik dengan Kejadian Efek Samping Sindrom Ekstrapiramidal pada Pasien Dewasa Skizofrenia Rawat Inap di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (186kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (154kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (256kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (180kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (275kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (160kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (461kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (498kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (805kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (150kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (393kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (619kB)
Abstract
Skizofrenia merupakan gangguan kejiwaan yang bermanifestasikan gejala psikotik berupa halusinasi,
delusi, dan gangguan fungsi psikososial. Terapi utama skizofrenia menggunakan antipsikotik, tetapi dalam penggunaan antipsikotik terkadang dapat menimbulkan efek samping salah satunya adalah sindrom ekstrapiramidal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan antipsikotik terhadap kejadian efek samping sindrom ekstrapiramidal pada pasien dewasa skizofrenia
yang dirawat inap di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional secara cross-sectional dengan menggunakan data retrospektif dari Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dan data rekam medik pasien rawat inap pada periode Januari
Desember 2021. Pengambilan subjek penelitian dilakukan dengan teknik total sampling yang berjumlah 923 pasien yang terdiri atas 390 pasien dengan pola pemberian antipsikotik tunggal dan 533 pasien dengan pola pemberian antipsikotik kombinasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan pola pemberian terapi antipsikotik yang paling banyak diberikan yaitu kombinasi sebanyak 533 pasien (57,75%). Jumlah pasien yang mengalami efek samping sindrom ekstrapiramidal sebanyak 161 pasien (17%). Pola
pemberian yang mendominasi pasien dengan efek samping sindrom ekstrapiramidal adalah kombinasi Haloperidol 5 mg - Clozapine 100 mg sebanyak 27 pasien (16,77%). Hasil analisis uji Chi Suare menunjukkan bahwa penggunaan terapi antipsikotik tunggal baik golongan tipikal maupun atipikal terdapat hubungan yang signifikan terhadap efek samping sindrom ekstrapiramidal (p = 0,003), begitu juga dengan penggunaan antipsikotik kombinasi baik tipikal-tipikal, tipikal-atipikal, dan atipikalatipikal (p = 0,000).
Kata Kunci: Antipsikotik, sindrom ekstrapiramidal, skizofrenia
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 08:26 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 08:26 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3781 |
