Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) dan Intervensi Elevasi Kaki 30 Derajat Kombinasi Kompres Hangat di Ruang Umar Bin Khatab 3 RSUD Welas Asih

Vitaloka, Diah (2025) Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) dan Intervensi Elevasi Kaki 30 Derajat Kombinasi Kompres Hangat di Ruang Umar Bin Khatab 3 RSUD Welas Asih. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (13kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (37kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (44kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (127kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (202kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (233kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (145kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (271kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (526kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (168kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (12kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (235kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) merupakan penyakit kardiovaskuler progresif yang sering menyebabkan hipervolemia, yaitu kelebihan volume cairan akibat sisi kanan jantung tidak mampu mengontrol aliran darah, sehingga tekanan vena meningkat dan cairan bocor ke jaringan, menimbulkan pembesaran organ, edema, hingga asites. Edema perifer terjadi pada sekitar 80% dan dapat menurunkan kemandirian, mobilitas, kualitas hidup, serta meningkatkan risiko jatuh dan lesi kulit. Pengobatan farmakologis lini pertama untuk edema adalah lasix, untuk mengoptimalkan efek dari farmakologis, dapat dilakukan intervensi nonfarmakologi seperti elevasi kaki 30 derajat dikombinasikan dengan kompres hangat diterapkan untuk meningkatkan drainase limfatik dan mengurangi penumpukan cairan kapiler. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada satu pasien dengan masalah keperawatan hipervolemia di Ruang Umar Bin Khatab 3 RSUD Welas Asih. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis studi kasus. Hasil intervensi menunjukkan penurunan edema ekstremitas bawah dari derajat 2 kedalaman 3–4 mm kembali 7 detik pada hari pertama menjadi derajat 1 kedalaman 2 mm kembali 3 detik pada hari ketiga. Berdasarkan hasil ini mendukung Evidance Based Practice (EBP) terkait elevasi kaki 30 derajat dan kompres hangat, serta mendorong pasien melakukan terapi mandiri dua kali sehari untuk menurunkan derajat edema.

Kata Kunci : CHF, Edema, Elevasi Kaki 30 Derajat, Hipervolemia

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: A Keperawatan > AB Medikal Bedah
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > Profesi Ners
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 03 Feb 2026 03:03
Last Modified: 03 Feb 2026 03:03
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3767

Actions (login required)

View Item
View Item