Deteksi Adulteran pada Produk Ketumbar (Coriandrum sativum Linn.) Instan dengan Metode Ftir dan Kemometrik

Oktantia, Yurike (2022) Deteksi Adulteran pada Produk Ketumbar (Coriandrum sativum Linn.) Instan dengan Metode Ftir dan Kemometrik. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (42kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (174kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (381kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (395kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (167kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (169kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (499kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (162kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (167kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (928kB)
[thumbnail of Bab 6.pdf] Text
Bab 6.pdf - Published Version

Download (162kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (390kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (4MB)

Abstract

Ketumbar (Coriandrum sativum Linn) adalah salah satu jenis tanaman rempah-rempah yang sudah sangat dikenal sebagai bumbu masakan. Pada beberapa kasus, terjadi adulterasi (pemalsuan) oleh produsen dengan menambahkan bahan baku murah. Pada ketumbar instan diduga terjadi adulterasi yaitu berupa penambahan serbuk biji jagung. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu kontrol kualitas untuk memastikan kemurnian
produk ketumbar instan. Kombinasi spektrum FTIR dan kemometrik menjadi pilihan yang dapat digunakan untuk tujuan deteksi adulteran pada bahan baku sediaan ketumbar
instan. Biji ketumbar diperoleh dari tiga daerah yaitu Jawa, Bengkulu dan Sumatera Selatan. Ekstraksi dilakukan dengan metode meserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengukuran Spektrum inframerah dilakukan menggunakan FTIR (Agilent Cary 630 FTIR, USA). Spektrum FT-IR ekstrak ketumbar dengan ekstrak jagung menunjukan perbedaan spektrum disekitar area gugus fungsional yaitu pada bilangan gelombang 2971-2834 cm-1. Analisis spektrum secara kemometrik menggunakan Principal
Component Analysis (PCA) dengan menentukan nilai scores atau pola sidik jari. Pola sidik jari pada PC1 terhadap PC 2 menunjukkan bahwa ketumbar berada pada kuadran kanan, dan jagung berada pada kaudran kiri dan pola sidik jari ketumbar instan A, B dan C berada pada kuadran kiri dan kanan jagung dan ketumbar,sehingga dapat disimpulkan bahwa terkandung adulteran jagung pada ketiga sampel ketumbar instan tersebut.

Kata Kunci: Deteksi adulteran, FTIR, kemometrik, ketumbar, Principal Component
Analysis (PCA)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BF Analisis Farmasi Kimia Medisinal
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 03 Feb 2026 02:56
Last Modified: 03 Feb 2026 02:56
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3763

Actions (login required)

View Item
View Item