Minah, Wil Hel (2022) Studi Literatur: Perkembangan Vaksin HIV (Human Immunodeficiency Virus). Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (47kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (24kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (127kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (356kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (243kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (137kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (749kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (71kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (437kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (13kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (279kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (730kB)
Abstract
Infeksi HIV memiliki efek yang mendalam dan kompleks dikarenakan menginfeksi CD4+ yang merupakan reseptor sistem kekebalan tubuh. Dampak dari infeksi ini menyebabkan
imunodefisiensi (kondisi ketika kekebalan tubuh terganggu) sehingga tidak dapat melawan infeksi dan penyakit. Antiretroviral Therapy (ART) merupakan penanganan pertama untuk kasus HIV/AIDS yang diketahui dapat meningkatkan kualitas hidup pasien, namun tidak dapat menyembuhkan infeksi HIV. Vaksinasi diperlukan untuk penanganan infeksi HIV, namun hingga saat ini vaksin HIV belum dapat ditemukan. Dilakukan studi literatur untuk mengetahui tantangan dan perkembangan vaksin HIV hingga saat ini. Tantangan
mengembangkan vaksin HIV adalah kemampuan untuk menginduksi bNAb dan CTL. Peneliti telah mendesain platform vaksin subunit protein dengan modifikasi struktur protein
tanpa mengubah stabilitasnya untuk mengurangi glikan agar dapat mengekspos epitop bnAbs. Namun dari berbagai desain belum terbukti berhasil sehingga masih perlu menyempurnakan
desain tiruan, metode desain trimerik, stabilisasi, dan strategi pemurnian sebagai faktor yang memengaruhi kualitas protein Env. Platform kedua yaitu modifikasi mRNA untuk
meningkatkan ekspresi dan stabilitas virus. Peneliti menggunakan mRNA self-amplifying yang diturunkan dari alphavirus, di mana pada uji praklinis vaksin 60mer eOD-GT8
(Engineered Outher Domain Germline Targeting) menghasilkan bnAbs kelas VRC01 yang merupakan antibodi HIV-1 dengan spektrum terapi luas. Pendekatan ketiga, penargetan sel
dendritik turunan monosit diperluas in vitro dengan transfeksi mRNA sebagai vaksin terapeutik menunjukan keamanan yang baik dan berhasil dalam meningkatkan respons imun seluler, termasuk efektor CD8 + T, namun hingga saat ini vaksin sel dendritik masih dalam tahap optimisasi respon imun yang lebih kuat dan tahan lama. Harapannya Studi literatur ini dapat memberikan pengetahuan perkembangan beberapa pendekatan vaksin HIV.
Kata Kunci : “BG505 MD39.3 mRNA, eOD-GT8, Pengembangan vaksin HIV, iHIVARNA01, Induksi antibodi penetral luas HIV, Vaksinasi sel dendritik berbasis mRNA”.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 08:48 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 08:48 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3745 |
