Faktor – Fator yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita (Usia 1 – 2 Tahun)

-, Riska (2020) Faktor – Fator yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita (Usia 1 – 2 Tahun). Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (88kB)
[thumbnail of Halaman Persetujuan.pdf] Text
Halaman Persetujuan.pdf - Published Version

Download (230kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan.pdf] Text
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version

Download (235kB)
[thumbnail of Pernyataan.pdf] Text
Pernyataan.pdf - Published Version

Download (283kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (197kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (106kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (197kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (203kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (236kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (285kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (202kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (203kB)
[thumbnail of Bab 6.pdf] Text
Bab 6.pdf - Published Version

Download (195kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (274kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (865kB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena Stunting (tubuh yang pendek) masih menjadi permasalahan dalam masalah gizi, yang terjadi pada bayi, balita dan anak. Berdasarkan data yang dikumpulkan World Health Organization (WHO) yang dirilis tahun 2019 menyebutkan Indonesia termasuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di South-East Asian, pertama Timor Leste (50,5%), kedua India (38,4%) dan ketiga indonesia 30,8%. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat
pemberian makanan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Desain penelitian yang digunakan adalah studi literature. Variabel penelitian ini bersifat deskriptip, teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Jumlah sampel 3 jurnal
ISSN. Pencarian literature ini secara elektronik melalui internet Google Scholer. Hasil penelitian jurnal menurut Wiwien Fitrie Wellina (2016) hasil multivariat menunjukan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian stunting pada anak
umur 12 – 24 bulan tingkat kecukupan energi yang rendah, berat badan lahir rendah, dan tingginya pajanan pestisida. Jurnal hasil penelitian Tyas Setiyo Yuniarti mengatakan, bahwa ada pengaruh karna terhambatnya asupan protein, penyakit infeksi (diare dan ispa), riwayat asi ekslusif, status higienis dan status soail ekonomi. Dapat disimpulkan bahwa faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita (usia 1 – 2 tahun) bukan hanya terjadi karena satu faktor sajah tetapi disebabkan oleh beberapa faktor dimana fakor – faktor tersebut
saling berhubungan satu sama lain seperti riwayat berat badan lahir rendah, asi eksklusif, penyakit infeksi, sanitasi air dan status ekonomi keluarga.

Kata kunci : Balita, Stunting

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: A Keperawatan > AF Anak
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Mala Nurmala Pebriani
Date Deposited: 02 Feb 2026 04:43
Last Modified: 02 Feb 2026 04:43
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3742

Actions (login required)

View Item
View Item