Azhaar Nurlayli, Amanda (2025) Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien Combustio dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut dan Intervensi Aroma Terapi Lavender di Ruang Umar Bin Khatab II RSUD Welas Asih Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (67kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (106kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (223kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (135kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (91kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (120kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (142kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (820kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (336kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (127kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (192kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Combustio merupakan salah satu bentuk cedera kulit berat yang dapat memengaruhi kondisi fisik maupun psikologis pasien. Di Indonesia, angka kejadiannya terus meningkat dan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas serta mortalitas akibat trauma. Salah satu masalah dominan yang dialami pasien dengan luka bakar adalah nyeri akut, yang dapat memperlambat proses penyembuhan dan menurunkan kualitas hidup. Terapi farmakologis memang umum digunakan untuk mengatasi nyeri, namun tidak jarang menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan tambahan berupa terapi nonfarmakologis. Salah satu pilihan adalah aromaterapi Lavender (Lavandula angustifolia), yang telah dikenal memiliki efek analgesik sekaligus relaksasi sehingga dapat membantu mengurangi rasa nyeri.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan diagnosis keperawatan nyeri akut akibat combustio, sekaligus mengevaluasi efektivitas intervensi aromaterapi Lavender dalam menurunkan intensitas nyeri di ruang Umar Bin Khatab II RSUD Welas Asih, Provinsi Jawa Barat.Metode: Penelitian menggunakan rancangan studi kasus dengan pendekatan deskriptif analitik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi keperawatan. Intervensi dilakukan dengan memberikan inhalasi aromaterapi Lavender selama 15 menit, dua kali sehari, selama tiga hari berturut-turut. Intensitas nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Setelah pemberian aromaterapi Lavender, terjadi penurunan nyeri yang signifikan, dari skala 7 (nyeri sedang) menjadi skala 4 (nyeri ringan). Selain itu, pasien juga tampak lebih rileks dan merasa lebih nyaman secara psikologis. Kesimpulan: Aromaterapi Lavender terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping farmakoterapi dalam mengurangi nyeri akut pada pasien dengan luka bakar. Efek relaksasi yang ditimbulkan dapat membantu meningkatkan kenyamanan pasien. Dengan demikian, terapi ini layak dipertimbangkan sebagai alternatif tambahan yang aman, sederhana, dan terjangkau dalam praktik keperawatan modern untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
Kata Kunci: Aromaterapi Lavender, Combustio, Nyeri Akut
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > Profesi Ners |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 02:16 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 02:16 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3729 |
