Puteri, Sabila Aisha (2022) Analisis Senyawa Betasianin pada Daging dan Kulit Buah Naga Merah dengan Spektrofotometri Sinar Tampak. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (208kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (241kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (326kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (222kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (235kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (211kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (539kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (321kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (329kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (203kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (329kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (872kB)
Abstract
Pewarna alami merupakan zat warna yang dapat diperoleh dari alam, khususnya tumbuhtumbuhan. Senyawa pewarna alami yang banyak terkandung dalam tumbuhan adalah betasianin golongan betalanin, sumber betasianin yang paling banyak ada pada buah naga bagian daging dan dalam kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar senyawa pigmen betasianin
dari buah naga merah. Metode yang digunakan yaitu analisis menggunakan Spektrofotometri Sinar Tampak dengan terlebih dahulu melakukan ekstraksi buah naga menggunakan tiga
perlarut polar berbeda diantaranya akuades, etanol dan metanol. Hasil ekstrak kemudian dilakukan uji optimasi pelarut, didapat hasil bahwa pelarut akuades memiliki tingkat kepolaran yang baik dalam melarutkan baku standar betasianin dengan panjang gelombang 532 nm dan nilai absorbansi 0,563. Selanjutnya mencari persamaan kurva kalibrasi untuk betasianin, didapat persamaan y = 0,0009x + 0,0685 dengan nilai koefisien korelasi (r) 0,9919. Pada uji
akurasi yang diperoleh cukup baik yaitu sebesar 98,55% ± 0,97% dan untuk uji presisi memperoleh hasil %RSD yang baik yaitu sebesar 1,97%. Pada penetapan kadar sampel dari 50
gram bagian daging buah naga diperoleh hasil sebesar 0,1527%, sementara pada bagian kulit diperoleh sebesar 0,1136%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada bagian daging memiliki kandungan betasianin yang lebih tinggi dibandingkan dengan bagian kulit buah naga.
Kata kunci : Betasianin, Buah Naga, Pewarna Alami, Spektrofotometri Sinar Tampak, Validasi Metode
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BF Analisis Farmasi Kimia Medisinal |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 07:26 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 07:26 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3712 |
