Analisi Deksriptif Faktor Risiko Resistensi pada Terapi Pencegahan Tuberkulosis di Indonesia

Ananda Ramadhani, Nissa (2025) Analisi Deksriptif Faktor Risiko Resistensi pada Terapi Pencegahan Tuberkulosis di Indonesia. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (22kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (89kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (68kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (126kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (124kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (132kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (42kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (282kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (54kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (380kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (46kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (164kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Tuberkulosis (TB) tetap menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, dengan Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan beban TB tertinggi di dunia. Tantangan utama dalam pengendalian TB adalah munculnya kasus TB resisten obat (MDR-TB), yang memerlukan strategi pencegahan efektif seperti Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian resistensi TB antara pasien yang mendapatkan TPT dan yang tidak mendapatkan TPT di Indonesia., serta mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berkontribusi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional retrospektif. Data diperoleh dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, dengan sampel sebanyak 39.828 responden yang terdiri dari pasien TB yang menerima TPT dan tidak menerima TPT. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden, termasuk faktor sosial demografi, ekonomi, perilaku, klinis, dan akses fasilitas kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi TB terjadi baik pada kelompok yang menerima TPT (7.375 kasus) maupun yang tidak menerima TPT (1.438 kasus). Faktor risiko utama resistensi meliputi jenis kelamin laki-laki, usia produktif (>15 tahun), status gizi kurus, tingkat pendidikan rendah, pekerjaan tidak tetap, serta kebiasaan merokok pasif. Hambatan akses seperti ketiadaan obat di fasilitas kesehatan, jarak tempuh yang jauh, dan biaya transportasi yang tinggi juga berkontribusi terhadap ketidakefektifan TPT.Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian resistensi TB tetap terjadi pada kelompok yang menerima maupun yang tidak menerima TPT. Resistensi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk karakteristik individu, kondisi sosial ekonomi, perilaku, kondisi klinis, serta hambatan dalam akses dan layanan kesehatan. Oleh karena itu, pengendalian resistensi TB memerlukan pendekatan menyeluruh yang mencakup edukasi, pemerataan akses layanan, dan penguatan sistem kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan pasien.. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi hubungan kausal antara faktor-faktor risiko dan kejadian resistensi guna mendukung kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Kata kunci: Faktor Risiko, Indonesia, Resistensi Obat,Tuberkulosis, TPT .

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 30 Jan 2026 02:09
Last Modified: 30 Jan 2026 02:09
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3695

Actions (login required)

View Item
View Item