Siti Andriani, Melani (2020) Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Kelainan Refraksi Di Program Studi Diploma III Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Bhakti Kencana Bandung. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (26kB)
Halaman Persetujuan.pdf - Published Version
Download (363kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (357kB)
Pernyataan.pdf - Published Version
Download (411kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (348kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (351kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (232kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (356kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (433kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (505kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (227kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (452kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Kelainan refraksi dalam setiap tahunnya semakin meningkat, badan kesehatan dunia (WHO) memperkirakan sebanyak 253 juta orang di seluruh dunia mengalami gangguan penglihatan, 36 juta mengalami kebutaan dan 217 juta mengalami gangguan penglihatan sedang hingga berat (Kemenkes 2018). Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui bagaimanakah Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Kelainan Refraksi di Program Studi Diploma III Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Bhakti Kencana Bandung. Pengetahuan adalah hasil pengindraan manusia, atau hasil seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya. Dengan sendirinya pada waktu pengindraan sehingga menghasilkan pengetahuan tersebut sangat dipengaruhi oleh intensitas
perhatian dan persepsi terhadap objek sebagian besar pengetahuan seseorang diperoleh melalui indra pendengaran (telinga) dan indra penglihatan (mata). kelainan refraksi adalah keadaan dimana bayangan tegas tidak dibentuk pada retina. Pada kelainan refraksi terjadi ketidakseimbangan sistem optic pada mata sehingga menghasilkan bayangan yang kabur. Pada mata normal kornea dan lensa membelokkan sinar pada titik fokus yang tepat pada sentral retina (Ilyas, 2006). Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif, populasi dalam penelitian
ini adalah remaja di Program Studi Diploma III Keperawatan sebanyak 82 orang dengan menggunakan teknik Quota sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan pengetahuan. Berdasarkan hasil Penelitian sangat sedikit dari responden memiliki pengetahuan baik sebanyak
2 responden (2,4%), sebagian kecil dari responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 23 responden (28,0%), sedangkan sebagian besar dari responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 57 responden (69,5%). didapatkan sangat sedikit dari rersponden memiliki pengetahuan baik (7,3%) tentang pengertian
kelainan refraksi. Diharapkan kampus mengadakan pendidikan kesehatan tentang mencegah terjadinya kelainan refraksi kepada remaja.
Kata Kunci : Remaja, Kelainan Refraksi, Pengetahuan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Mala Nurmala Pebriani |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 05:13 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 05:13 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3684 |
