Faktor Risiko Resisten Obat pada Pasien Tanpa Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) di Indonesia

Farhan Fauzi, Muhammad (2025) Faktor Risiko Resisten Obat pada Pasien Tanpa Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) di Indonesia. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (50kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (300kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (151kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (111kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (151kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (49kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (119kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (224kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (172kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (216kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (43kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (184kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan di Indonesia, terutama dengan munculnya kasus resistensi obat yang semakin meningkat. Salah satu kelompok yang rentan terhadap resistensi adalah pasien yang tidak menjalani terapi pencegahan tuberkulosis (TPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian TB resisten pada pasien tanpa TPT. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional berdasarkan data sekunder dari Survei Kesehatan Indonesia, dengan total sampel sebanyak 1.438 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien TB resisten adalah laki-laki, berusia di atas 15 tahun, memiliki IMT normal, tingkat pendidikan menengah, tidak memiliki pekerjaan tetap, dan berasal dari kelompok ekonomi rendah. Selain itu, paparan asap rokok pasif, komorbid diabetes melitus, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas laboratorium juga berperan dalam peningkatan risiko resistensi. Alasan tidak menjalani TPT didominasi oleh ketiadaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya pencegahan TB. Dapat disimpulkan bahwa Resistensi obat pada pasien tuberkulosis tanpa terapi pencegahan (TPT) di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain jenis kelamin laki-laki, usia produktif, tingkat pendidikan menengah, pekerjaan tidak tetap, dan status sosial ekonomi rendah. Selain itu, paparan asap rokok, adanya komorbiditas diabetes melitus, serta keterbatasan akses terhadap layanan laboratorium turut berkontribusi terhadap peningkatan risiko resistensi.

Kata kunci: Tuberkulosis, Resistensi Obat, Terapi Pencegahan, Faktor Risiko, Layanan Kesehatan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 29 Jan 2026 03:32
Last Modified: 29 Jan 2026 03:35
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3675

Actions (login required)

View Item
View Item