Fitria Agustin, Khoerunnisa (2025) Uji Aktivitas Antioksidan dan Ekstrak Daun dan Bunga lavender (Lavandula angustifolia) Menggunakan Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (19kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (102kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (111kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (231kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (220kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (233kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (170kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (212kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (320kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (306kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (125kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (136kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (951kB)
Abstract
Radikal bebas merupakan salah satu faktor yang berperan dalam terjadinya kerusakan sel yang memicu berbagai penyakit degeneratif, termasuk kanker, penuaan dini, dan penyakit jantung. Salah satu upaya untuk menangkal radikal bebas adalah dengan pemanfaatan antioksidan alami yang terdapat pada tanaman, seperti lavender (Lavandula angustifolia), diketahui mengandung senyawa flavonoid, fenolik, dan triterpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun dan bunga lavender menggunakan metode DPPH yang dinyatakan dalam nilai IC₅₀. Sampel berupa daun dan bunga lavender diekstraksi secara bertingkat dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol. Ekstrak yang diperoleh kemudian diuji aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH, dengan pengukuran absorbansi menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 515 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan ekstrak bunga pada semua jenis pelarut. Ekstrak n-heksana daun menunjukkan aktivitas paling kuat dengan nilai IC₅₀ sebesar 18,392±0,00847 µg/mL, diikuti ekstrak etil asetat daun (IC₅₀ = 29,0581±0,0575 µg/mL) dan ekstrak metanol daun (IC₅₀ = 38,313±0,0917 µg/mL). Sebaliknya, ekstrak bunga memiliki aktivitas lebih rendah, dengan nilai IC₅₀ tertinggi pada ekstrak metanol bunga (IC₅₀ = 83,999±0,302 µg/mL).
Kata kunci: Lavandula angustifolia, daun, bunga, DPPH, antioksidan, IC₅₀.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 03:09 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 03:09 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3672 |
