Dodit Rinaldi, Muhammad (2025) Uji Aktivitas Diuretik Ekstrak Daun Girang (Leea indica (Burm.f.) Merr) pada Tikus Galur Wistar. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (213kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (230kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (300kB)
kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (208kB)
Daftar isi.pdf - Published Version
Download (284kB)
Abstrak.pdf - Updated Version
Download (219kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (234kB)
bab 2.pdf - Updated Version
Download (438kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (297kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (223kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (201kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (3MB)
Abstract
Diuretik adalah senyawa yang meningkatkan pengeluaran urin melalui ginjal, umum digunakan untuk menangani hipertensi, gagal jantung, dan edema. Penggunaan jangka panjang diuretik sintetis seperti furosemid berisiko menimbulkan gangguan keseimbangan elektrolit dan penurunan fungsi ginjal, sehingga diperlukan alternatif berbahan alam yang lebih aman. Daun girang (Leea indica) mengandung flavonoid, saponin, steroid/terpenoid, dan tanin yang berpotensi memberikan efek diuretik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas diuretik ekstrak etanol daun girang pada tikus galur Wistar, menentukan dosis efektif, serta menganalisis ekskresi natrium (Na⁺) dan kalsium (Ca²⁺) urin. Penelitian eksperimental ini melibatkan lima kelompok perlakuan: kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif (furosemid 20 mg/kgBB), serta tiga kelompok uji ekstrak (50, 100, dan 200 mg/kgBB). Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi etanol 96%. Volume urin diukur selama 24 jam, sedangkan kadar Na⁺ dan Ca²⁺ dianalisis menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom. Data dianalisis dengan ANOVA. Hasil menunjukkan dosis 200 mg/kgBB menghasilkan Indeks Aktivitas Diuretik (IAD) 2,54, lebih tinggi dibanding furosemid (IAD 2,13). Efek bersifat natriuretik dengan peningkatan ekskresi Na⁺ tanpa perubahan signifikan Ca²⁺, mengindikasikan profil keamanan elektrolit yang baik.
Kata kunci: Leea indica, diuretik, ekstrak etanol, volume urin, natrium.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 02:55 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 02:55 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3671 |
