Siti Latifah Mulqiah, Iis (2025) Aktivititas Antidislipidemia Ekstrak Daun Girang (Leea indica (Burm.f.) Merr.) terhadap Kadar LDL (Low Density Lipoprotein) dan HDl (High-Density Lipopropetin) pada Tikus Jantan Wistar. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (211kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (241kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (145kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (135kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (285kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (267kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (235kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (188kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (353kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (182kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (139kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Dislipidemia merupakan gangguan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar LDL (Low-Density Lipoprotein) dan penurunan kadar HDL (High-Density Lipoprotein), yang menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Penggunaan obat penurun lipid seperti statin efektif, namun memiliki efek samping. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi yang lebih aman, salah satunya menggunakan bahan alam. Tanaman Leea indica (daun girang) diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid yang berpotensi memperbaiki profil lipid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antidislipidemia dan dosis efektif ekstrak daun girang terhadap kadar LDL dan HDL pada tikus jantan galur Wistar. Penelitian dilakukan secara in vivo dengan menggunakan 30 ekor tikus yang dibagi menjadi enam kelompok, termasuk kontrol normal, kontrol induksi, pembanding (simvastatin), dan tiga kelompok perlakuan ekstrak daun girang (dosis 50, 100, dan 200 mg/kgBB). Tikus diinduksi dislipidemia menggunakan diet tinggi lemak, karbohidrat, dan fruktosa selama 28 hari. Pemeriksaan kadar LDL dan HDL dilakukan menggunakan alat Microlab 300. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun girang mampu menurunkan kadar LDL dan meningkatkan kadar HDL secara signifikan (p<0,05) dibanding kelompok induksi. Dosis 100 mg/kgBB menunjukkan efek paling optimal dan setara dengan simvastatin. Efek ini diduga karena kandungan flavonoid yang menghambat enzim HMG-CoA reduktase serta meningkatkan ekspresi protein yang terlibat dalam pembentukan HDL. Kesimpulannya, ekstrak daun girang memiliki potensi sebagai agen antidislipidemia alami, dan dosis 100 mg/kgBB merupakan dosis efektif yang sebanding dengan simvastatin.
Kata Kunci: Leea indica, antidislipidemia, LDL, HDL, flavonoid, tikus Wistar.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BD Biologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 04:12 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 04:12 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3590 |
