Deteksi Adulteran (Tepung Jagung) pada Bubuk Bawang Putih di Pulau Jawa Menggunakan Metode Sidik Jari FTIR dan Kemometrik

Nuraeni, Eneng (2025) Deteksi Adulteran (Tepung Jagung) pada Bubuk Bawang Putih di Pulau Jawa Menggunakan Metode Sidik Jari FTIR dan Kemometrik. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (248kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (324kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (310kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (784kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (399kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (339kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Bawang putih merupakan rempah-rempah di Indonesia yang di gunakan sebagai tanaman herbal dan bumbu masak. Masalah ekonomi dan kurangnya pemantauan kualitas merupakan penyebab banyaknya kasus adulterasi. Adulterasi adalah proses penambahan bahan lain dengan kualitas lebih rendah dari bahan asli dengan tujuan mendaptkan keuntungan lebih banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi adanya adulteran jagung pada bubuk bawang putih yang beredar di pasaran. Penelitian ini ada 4 tahapan utama , yaitu determinasi tanaman, maserasi menggunakan etanol, analisis spektrum IR dan analisis PCA. Ektraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengukuran inframerah dilakukan menggunakan instrumen FTIR, pada panjang gelombang 4000-650 cm-1 dan resolusi 4 cm-1. Hasil analisis PCA menunjukkan nilai PC-1 dan PC-2 berturut-turut sebesar 99% dan 1% dengan hasil nilai eigen velue lebih dari 1. Hasil plot PCA menggambarkan keterpisahan daerah antara bawang putih dan jagung. Dari ketiga sampel yang diproyeksikan terhadap plot PCA, diduga sampel A, B dan C menunjukkan negatif mengandung adulteran bahan lain. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa metode analisis sidik jari menggunakan FTIR yang dikombinasikan dengan PCA mampu mendeteksi adulteran jagung pada bubuk bawang putih yang ada di pasaran.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 27 Jan 2026 02:28
Last Modified: 27 Jan 2026 02:28
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3572

Actions (login required)

View Item
View Item