Khoirunnisa, Latifatul (2025) Faktor-faktor Risiko Cardiovascular Disease (CVD) pada Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Bandung: Studi Deskriptif. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (202kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (242kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (209kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (234kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (282kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (257kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (283kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (419kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (437kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (336kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (236kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (225kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Cardiovascular Disease (CVD) merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia, dan kini menunjukkan peningkatan prevalensi pada kelompok usia muda. Gaya hidup tidak sehat menjadi salah satu pemicu utama peningkatan risiko CVD, bahkan di kalangan mahasiswa yang termasuk usia produktif. Padahal, mahasiswa kessehatan diharapkan memiliki kesadaran tinggi terhadap pencegahan penyakit, tetapi tetap dapat berisiko tinggi jika memiliki gaya hidup yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan distribusi faktor-faktor risiko CVD pada mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Bandung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sebanyak 357 mahasiswa dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–24 tahun (72,5%) dan berjenis kelamin perempuan (68,1%). Faktor risiko CVD yang ditemukan meliputi kebiasaan merokok (41,7%), kelebihan berat badan dan obesitas (17,7%), aktivitas fisik rendah (52,9%), serta pola makan tidak sehat seperti konsumsi makanan cepat saji (83,2%) dan makanan tinggi garam (85,3%). Hanya 0,3% responden yang mengonsumsi alkohol, dan 4,8% memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes melitus, dan hiperkolesterolemia. Temuan ini menunjukkan adanya prevalensi yang cukup tinggi terhadap faktor risiko CVD yang dapat dimodifikasi pada kalangan mahasiswa, sehingga diperlukan upaya deteksi dini lingkungan perguruan tinggi untuk mencegah risiko jangka panjang terhadap Cardiovascular Disease (CVD).
Kata Kunci: Cardiovascular Disease, Faktor Risiko, Gaya Hidup, Mahasiswa
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 04:55 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 04:55 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3526 |
