Al-khausar Setiawan, Shalma (2025) Gambaran Faktor Host pada Balita ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Cikaro Kabupaten Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (196kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (379kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (254kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (224kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (296kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (251kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (273kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (372kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (383kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (284kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (179kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (259kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (3MB)
Abstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama di negara berkembang. Faktor host seperti status imunisasi, berat badan lahir rendah (BBLR), pemberian ASI eksklusif, prematuritas, status gizi, dan penyakit kronis berperan penting dalam menentukan kerentanan balita terhadap ISPA. Berdasarkan data Puskesmas Cikaro Kabupaten Bandung, pada Januari hingga Oktober 2024 tercatat sebanyak 1.346 kasus ISPA pada balita ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor host pada balita di wilayah kerja Puskesmas Cikaro Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 79 responden diperoleh menggunakan teknik accidental sampling dari orang tua balita usia 1-5 tahun yang mengalami ISPA di wilayah kerja Puskesmas Cikaro, Kabupaten Bandung. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat untuk memperoleh distribusi frekuensi dari masing-masing faktor host. Lebih dari setengah balita telah menerima imunisasi dasar lengkap (59,5%), sebagian besar balita mendapatkan ASI eksklusif (83,5%), lebih dari setengah balita memiliki berat lahir ≥2500 gram (68,4%), lebih dari setengah balita dalam penelitian ini lahir cukup bulan (≥37 minggu) (70,9%), lebih dari setengah balita memiliki status gizi normal (75,9%) dan sebagian besar balita tidak memiliki penyakit kronis (92,4%). Meskipun mayoritas balita dalam penelitian ini memiliki status kesehatan yang relatif baik, namun balita yang belum mendapat imunisasi lengkap, lahir dengan BBLR, prematur, atau memiliki penyakit kronis tetap menunjukkan adanya kelompok rentan terhadap ISPA. Hasil ini menegaskan pentingnya pencatatan dan pemantauan terhadap pemantauan tumbuh kembang balita secara menyeluruh, khususnya bagi kelompok balita yang berisiko mengalami ISPA.
Kata kunci: Balita, Faktor Host, ISPA
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AF Anak |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 02:31 |
| Last Modified: | 23 Jan 2026 02:31 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3465 |
