Dwi Fani, Rosmayanti (2025) Hubungan Merokok dengan Kadar Kolesterol pada Pasien Jantung Koroner di RS Bhayangkara TK II Sartika Asih. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (131kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (204kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (251kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (231kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (212kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (259kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (289kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (467kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (388kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (257kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (287kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia. Salah satu faktor risiko yang bisa dihindari tetapi tetap umum adalah kebiasaan merokok. Senyawa berbahaya dalam rokok seperti nikotin dan karbon monoksida dapat mengganggu fungsi metabolisme normal, termasuk metabolisme lemak, yang bisa berdampak negatif pada kesehatan pembuluh darah dan mempercepat terjadinya aterosklerosis. Penelitian ini sangat penting karena masih terdapat pasien PJK yang merokok, namun belum sepenuhnya menyadari efeknya terhadap kadar kolesterol. Dengan mengetahui keterkaitan antara merokok dan kolesterol, program pendidikan bisa disusun dengan lebih tepat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik dan metode cross-sectional. Total responden yang terlibat sebanyak 98 orang yang dipilih melalui purposive sampling. Data diambil melalui kuesioner dan pemeriksaan kadar kolesterol menggunakan alat EasyTouch GCU. Analisis dilakukan dengan uji korelasi Pearson. Sekitar 50% dari responden adalah perokok dan memiliki kadar kolesterol tinggi (>240 mg/dL). Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai p = 0,000 dan r = 0,568, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan tingkat korelasi antara kebiasaan merokok dan kadar kolesterol. Temuan ini menunjukkan bahwa kebiasaan merokok ikut berkontribusi pada peningkatan kadar kolesterol, sehingga meningkatkan risiko komplikasi pada pasien PJK. Peningkatan ini terjadi akibat efek nikotin yang menstimulasi lipolisis dan karbon monoksida yang mengganggu transportasi oksigen dalam darah. Oleh karena itu, memberikan edukasi tentang berhenti merokok harus menjadi prioritas utama dalam penanganan pasien PJK.
Kata Kunci: Kolesterol, Merokok, Penyakit Jantung Koroner.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 02:20 |
| Last Modified: | 23 Jan 2026 02:20 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3463 |
